Koster Ajak Partai Politik Bersatu Hadapi Tantangan Bali
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh partai politik di Bali mengedepankan kolaborasi dan persatuan untuk menghadapi berbagai tantangan strategis pembangunan daerah. Menurutnya, dinamika politik tidak boleh menghambat upaya bersama menjaga keberlanjutan pembangunan Pulau Dewata.
Ajakan tersebut disampaikan Koster saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPD dan DPC Partai Hanura se-Bali di Harris Hotel & Conventions Denpasar, Minggu (3/8/2026).
Dalam sambutannya, Koster menegaskan bahwa Bali saat ini menghadapi berbagai persoalan besar yang membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk partai politik, pemerintah, dan masyarakat.
“Ke depan tantangan kita tidak ringan. Alih fungsi lahan pertanian, kesenjangan pembangunan antarwilayah, persoalan sampah, tekanan terhadap lingkungan, urbanisasi, hingga derasnya pengaruh budaya global harus kita hadapi bersama,” ujar Koster.
Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam mengawal arah pembangunan daerah melalui pendidikan politik, penyampaian aspirasi masyarakat, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Karena itu, ia berharap seluruh partai politik menjadikan perbedaan pandangan sebagai bagian dari dinamika demokrasi, tanpa mengorbankan kepentingan Bali secara keseluruhan.
“Kita boleh berbeda pilihan politik, tetapi ketika berbicara tentang masa depan Bali, kita harus memiliki semangat yang sama, yakni menjaga dan membangun Bali agar tetap maju tanpa kehilangan jati dirinya,” katanya.
Koster menilai Bali memiliki modal sosial yang kuat berupa budaya gotong royong, harmoni, serta tradisi saling menghormati. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi fondasi dalam membangun kehidupan politik yang sehat dan berorientasi pada solusi.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan Bali tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus tetap berpijak pada pelestarian alam, adat, seni, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal.
“Pembangunan Bali harus tetap berakar pada pelestarian alam, adat, budaya, dan martabat masyarakat. Kemajuan tidak boleh menghilangkan identitas Bali yang menjadi kekuatan utama daerah ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Koster turut mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD dan DPC Partai Hanura se-Bali yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi awal dari tanggung jawab moral, politik, dan konstitusional kepada masyarakat. Jabatan dalam organisasi politik bukan simbol kehormatan, melainkan amanah untuk bekerja,” ujar Koster.
Ia berharap seluruh kekuatan politik di Bali dapat terus menjaga stabilitas daerah, memperkuat demokrasi yang sehat, serta bersama-sama mewujudkan pembangunan Bali yang harmonis, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan