DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui implementasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) bidang olahraga. Komitmen tersebut ditegaskan saat Kepala Disdikpora Provinsi Bali bersama Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga menerima kunjungan kerja Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka pemantauan dan evaluasi pelaksanaan MTN Tahun 2026 di Ruang Sidang Disdikpora Bali, Kamis (25/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan olahraga sekaligus menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Disdikpora Bali memaparkan kondisi olahraga di Bali saat ini, target yang ingin dicapai, berbagai tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah tindak lanjut dalam memperkuat sistem pembinaan talenta olahraga secara berkelanjutan.

Baca juga :  Disdikpora Bali Evaluasi Program Satu Keluarga Satu Sarjana, Siapkan Integrasi Aplikasi Beasiswa 2026

Kepala Disdikpora Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Manajemen Talenta Nasional merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan atlet yang terarah. Melalui kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat, kami berharap potensi atlet pelajar Bali dapat teridentifikasi, dibina, dan dikembangkan secara optimal hingga mampu meraih prestasi terbaik,” ujar Wesnawa Punia.

Baca juga :  Sumpah Pengabdian di Aula Disdikpora: 2.376 PPPK Paruh Waktu Bali Diteguhkan untuk Pendidikan Berkarakter

Dalam kesempatan itu, Disdikpora Bali juga memperkenalkan inovasi layanan REPORAKSI (Registrasi Pemuda dan Olahraga Kelola Online Terintegrasi). Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai basis data talenta pelajar Bali sekaligus mendukung pengelolaan kegiatan olahraga secara terintegrasi di seluruh wilayah Provinsi Bali.

Selain itu, dipaparkan pula program pemusatan latihan atlet pelajar pada lima cabang olahraga prioritas, yakni taekwondo, renang, pencak silat, menembak, dan judo. Program tersebut telah menghasilkan berbagai prestasi atlet pelajar Bali dan menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi Manajemen Talenta Nasional di daerah.

Baca juga :  Disdikpora Bali Satukan Langkah Kepala Sekolah, Sosialisasikan Pergub Tambahan Penghasilan ASN

Kegiatan ini turut dihadiri Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dalam paparannya, KONI Bali menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ekosistem pembinaan olahraga prestasi melalui kolaborasi dengan Disdikpora Bali dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui evaluasi dan penguatan program Manajemen Talenta Nasional, Disdikpora Bali berharap sistem pembinaan olahraga di daerah semakin terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama Bali, tetapi juga Indonesia di berbagai ajang olahraga.