JMSI Bali Bekali Pramuka Skill Jurnalistik di Ajang LKPP 2026
DENPASAR – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bali turut ambil peran dalam membangun karakter generasi muda melalui edukasi literasi media. Dalam ajang Lomba Lintas Keterampilan Pramuka (LLKP) 2026 bertajuk “Galang Saraswati Challenge 2026: Kreatif, Cerdas, dan Berkarakter”, JMSI Bali membekali ratusan anggota Pramuka dengan wawasan dasar dunia jurnalistik dan etika penyebaran informasi di era digital.
Kegiatan yang digelar oleh Gugus Depan 04.01–04.02 Pangkalan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar ini diikuti ratusan peserta Pramuka penggalang dan penegak setingkat SMP hingga SMA dari berbagai sekolah di Bali. Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi keterampilan, tetapi juga wadah penguatan karakter generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi di media sosial.
Dalam sesi literasi media, pengurus JMSI Bali, I Putu Wira Dana, hadir sebagai narasumber yang membahas teknik penyampaian informasi yang benar di tengah perkembangan konten digital. Ia menekankan pentingnya memahami perbedaan antara konten vlog yang bersifat personal dengan reportase berita yang mengutamakan fakta, data, dan prinsip jurnalistik.
“Di era sekarang, semua orang bisa merekam video, tetapi tidak semua video dapat disebut karya jurnalistik. Vlog biasanya bersifat personal, sedangkan reportase berita harus berbasis fakta, data, serta mengikuti kode etik jurnalistik,” jelas Wira Dana di hadapan para peserta yang mengikuti sesi edukasi dengan penuh antusias.
Ia menambahkan, kehadiran JMSI Bali dalam kegiatan Pramuka tersebut merupakan bentuk pengabdian sekaligus tanggung jawab moral para pemilik media siber terhadap pendidikan generasi muda. Menurutnya, literasi media menjadi bekal penting agar generasi Z tidak mudah terjebak dalam arus informasi yang menyesatkan.
“Ini adalah wujud tanggung jawab kami sebagai pemilik media untuk mengedukasi adik-adik agar mengenal dunia jurnalistik sejak dini. Kami ingin mereka tidak hanya kreatif membuat konten, tetapi juga cerdas dan berkarakter dalam menyebarkan informasi sehingga terhindar dari hoaks,” tambahnya.
Melalui kegiatan LLKP 2026 ini, para anggota Pramuka diharapkan tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat integritas dalam berkomunikasi di ruang publik. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang tertuang dalam Dasa Darma Pramuka, yakni membentuk generasi muda yang bertanggung jawab, kritis, dan bijak dalam menggunakan media.

Tinggalkan Balasan