DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Wayan Disel Astawa, menegaskan peran strategis pers sebagai penjaga demokrasi sekaligus perekat kebangsaan dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati setiap 9 Februari.

Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan mendidik masyarakat, terutama di tengah dinamika politik, sosial, dan ekonomi yang terus berkembang.

“Pers adalah pilar demokrasi yang menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab publik. Pers yang profesional akan melahirkan demokrasi yang sehat,” kata Wayan Disel Astawa, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga :  Disel Astawa Akui Bangun Komunikasi ke Partai lain untuk Maju Pilkada Badung

Ia menilai, tantangan pers di era digital semakin kompleks. Selain persoalan keberlanjutan ekonomi media, insan pers juga dihadapkan pada maraknya disinformasi dan penyalahgunaan media sosial yang kerap mengaburkan fakta.

Dalam kondisi tersebut, Wayan Disel Astawa menekankan pentingnya menjaga integritas, independensi, dan etika jurnalistik sebagai fondasi utama kepercayaan publik terhadap media.

Baca juga :  Dewa Jack dan Disel Astawa Jabat Pimpinan Sementara DPRD Bali

“Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar pers. Sekali kepercayaan itu hilang, maka fungsi pers sebagai pengawal kepentingan publik juga akan melemah,” ujarnya.

Sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah, ia mendorong terbangunnya hubungan yang konstruktif antara pers dan lembaga negara, tanpa mengurangi sikap kritis media terhadap kebijakan publik.

Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan Bali agar tetap berpijak pada prinsip transparansi, keberlanjutan, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat luas.

Baca juga :  Disel Astawa Minta GWK Bongkar Total Tembok Penghalang Akses Warga

“Pers yang kuat akan membantu memastikan pembangunan Bali berjalan sesuai nilai demokrasi, budaya, dan kearifan lokal,” tambahnya.

Wayan Disel Astawa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers di Bali yang selama ini konsisten menjalankan tugas jurnalistik di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Teruslah menjadi pers yang merdeka, profesional, dan berintegritas untuk Bali dan Indonesia,” tutupnya.