DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, meskipun Bali kerap dicitrakan negatif di media sosial, seperti kemacetan, banjir, dan persoalan sampah, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata justru mengalami peningkatan signifikan.

Hal tersebut dia katakana dihadapan Anggota DPRD Bali dalam sidang Paripurna, Selasa (20/01/2026).

“Astungkara, meskipun di medsos ramai tentang macet, sampah, banjir dan macam-macam, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali tahun 2025 naik signifikan,” ungkapnya.

Baca juga :  Harmoni Nyepi ke Panggung Nasional, Gubernur Koster Dukung Dharma Shanti Nasional 2026 di Bali

Koster memaparkan berdasarkan data yang dirinya pegang, sepanjang tahun 2025 jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai sekitar 7,05 juta orang.

Sementara tahun 2024, angka kunjungan wisman sebanyak 6,3 juta orang, atau naik sebesar 750 ribu wisman.

Baca juga :  KTT G20 Sukses, Angin Segar bagi Pariwisata Bali

“Angka ini tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Koster mengatakan tingginya tingkat kunjungan ini sejalan dengan penerimaan pajak hotel dan restaurant di kabupaten dan kota di Bali.

“Saya cek pajak hotel dan restoran, semuanya naik dari tahun 2024 ke 2025. Secara kumulatif kenaikannya lebih dari Rp500 miliar,” jelasnya.

Baca juga :  Gubernur Koster: Satgas Imigrasi Akan Perkuat Penindakan WNA Bermasalah di Bali

Koster menegaskan, meskipun Bali kerap “digoyang” dengan berbagai isu negatif di media sosial, kondisi pariwisata dan perekonomian daerah tetap menunjukkan tren positif.

“Di media sosial Bali digoyang, ternyata Bali tidak bergoyang. Kenapa ? karena kita semua telah bekerja dan memberikan yang terbaik untuk Bali,” pungkasnya.

Reporter: Agus Pebriana