DIKSIMERDEKA.COM, BULELENG – Semeton Bulian Bersatu (SBB) Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, menyalurkan 100 paket sembako kepada para lanjut usia (lansia) dan warga kurang mampu, Sabtu (9/5/2026). Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di kediaman Ketua Umum Suka Duka SBB di Desa Bulian.

Ketua Umum Suka Duka SBB, Wayan Sumandra yang akrab disapa Pak Yan Indra, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu kebutuhan pokok masyarakat yang layak menerima bantuan. Pembagian sembako tersebut merupakan bentuk sinergi antara Semeton Man Dauh (SMD) Kabupaten Buleleng dengan SBB Desa Bulian.

Baca juga :  Serangkaian Hari Ibu, Ny Putri Koster Serahkan Bantuan Warga Kurang Mampu di Buleleng

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak krisis ekonomi global. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus bergotong-royong dan saling membantu agar beban ekonomi bisa diringankan bersama,” ujar Pak Yan Indra.

Aksi sosial Semeton Bulian Bersatu (SBB) Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, menyalurkan 100 paket sembako kepada para lanjut usia (lansia) dan warga kurang mampu, Sabtu (9/5/2026).

Ia juga mengingatkan warga agar tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mengonsumsi makanan bergizi. “Makanan sehat tidak harus mahal, yang penting nutrisinya lengkap,” tambahnya.

Sekretaris Desa Bulian, I Made Sudira, mengapresiasi bantuan tersebut karena dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi warga, khususnya para lansia.

Baca juga :  Api Suci Porprov Bali XV Tahun 2022 Disemayamkan di Buleleng

Adapun paket sembako yang disalurkan berisi beras, gula, kopi, telur, minyak goreng, dan mie instan. Pembagian dilakukan secara bergiliran untuk menghindari kerumunan dan memastikan kegiatan berjalan tertib.

Aksi sosial Semeton Bulian Bersatu (SBB) Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, menyalurkan 100 paket sembako kepada para lanjut usia (lansia) dan warga kurang mampu, Sabtu (9/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum SMD Kubutambahan Nyoman Arya Astawa alias Man Dauh, Pegiat Antikorupsi sekaligus Dewan Penasihat SBB dan SMD, Gde “Anggas” Agastia, Bendesa Adat Desa Bulian Jero Pasek, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Man Dauh menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu warga kurang mampu di Desa Bulian.

Baca juga :  Pastikan Pergub 1/2020 Diimplementasikan Baik, BRIDA & Disperindag Bali Lakukan Monitoring di Buleleng

Senada dengan itu, Dewan Penasihat SBB dan SMD, Gde “Anggas” Agastia menyebut aksi sosial tersebut sebagai wujud bakti dan kepedulian tulus kepada masyarakat Buleleng.

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan. Investasi karma dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dan leluhur.

“Aksi sosial ini adalah investasi karma dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi dan para leluhur, serta bentuk cinta tulus kepada masyarakat dan nyame Buleleng yang membutuhkan,” ujarnya.