DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung menjadikan kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta sebagai contoh penerapan digitalisasi retribusi pariwisata.

Hal tersebut ditandai dengan kunjungan kerja studi tiru yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (10/1/2025).

Baca juga :  Seluruh Fraksi Setuju, Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Klungkung segera Disahkan

Kawasan wisata ikonik tersebut telah sukses menerapkan sistem digitalisasi retribusi yang terintegrasi dan bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) DKI Jakarta, sehingga pengelolaan pendapatan menjadi lebih transparan, efektif, dan akuntabel.

Baca juga :  Di Klungkung Lapor Mati Dapat Rp 2 Juta

Bupati Satria mengatakan studi tiru ini bertujuan mempelajari sistem pengelolaan retribusi wisata berbasis digital yang terintegrasi dan transparan.

Dia berharap pengelolaan objek wisata Monas dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mengembangkan sistem digitalisasi retribusi pariwisata.

Baca juga :  Pemkab Klungkung Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Desa

“Hal ini guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD),” terangnya.

Selain itu, penerapan sistem digital dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis teknologi.

Editor: Agus Pebriana