DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG, BALI – Pemerintah Kabupaten Klungkung menegaskan komitmennya dalam mendorong tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (12/11/2025).

Workshop ini digelar BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam mengelola keuangan secara tertib, efisien, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Baca juga :  203 STT di Klungkung Terima Bantuan Dana Ogoh-ogoh dari Bupati Satria

“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh peserta baik dari Perbekel, Sekretaris Desa dan Jero Bendesa se-Kabupaten Klungkung dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin, aktif berdiskusi dan menyerap wawasan baru dari para narasumber,” harapnya.

Tjok Surya juga menambahkan pelaksanaan kegiatan workshop ini juga menjadi momentum yang sangat baik bagi kita untuk meninjau, mengidentifikasi tantangan serta menemukan solusi terbaik dalam pengelolaan keuangan desa selama ini.

Baca juga :  Ikuti Entry Meeting BPK, Bupati Satria Ajak OPD Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan

“Sekali lagi saya menekankan bangunlah komunikasi yang baik dan harmonis antara desa dinas dan desa adat, karena keberhasilan pembangunan di desa kita sangat bergantung pada kolaborasi yang solid, sehingga tata kelola keuangan di desa semakin baik mendukung terwujudnya desa yang semakin Maju, Mandiri dan Sejahtera,” imbuhnya.

Baca juga :  Semarakkan HUT RI ke 80, Pemkab Klungkung Bagi Bagi Bendera Merah Putih

Laporan Koordinator Pengawasan Bidang ABD, Bapak Rustan menyampaikan kegiatan workshop bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengelolaan keuangan desa dan pemanfaatan hasil penggunaan keuangan desa pada tingkat Kabupaten maupun Desa.

Di samping itu, meningkatkan kapasitas pegawai Pemerintah Daerah dan perangkat desa dalam mengelola keuangan desa dan mendorong pembangunan dan pemberdayaan sumber daya manusia di desa.

Editor: Agus Pebriana