DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali, Wayan Koster meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menyerap produk lokal Bali untuk dimanfaatkan sebagai bahan Makanan Bergizi Gratis (BGN). Hal tersebut disampaikan saat menerima Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Dr. Ir. Tigor Pangaribuan, Jumat (07/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster meminta kepada Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bali memikirkan cara antisipasi ketika terjadinya kekurangan bahan pangan.

Baca juga :  Setelah 18 Tahun Sakit, WNA Asal Norwegia Sembuh di Bali

Ia berharap agar BGN meningkatan serapan pangan lokal dengan memanfaatkan sayur mayur, telor, ikan, ayam, hingga buah-buahan produk lokal Bali sebagai bahan utama dalam program ini.

“Hasil pertanian kita di Bali sangat cukup untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), jadi serapan pangan lokal Bali harus ditingkatkan dalam program ini,” ujar Gubernur Koster.

Baca juga :  Temui Gubernur, KONI Bali Sampaikan Penundaan Porprov 2021

Sementara itu, Tigor Pangaribuan mengatakan saat penerima manfaat di Bali tercatat baru 275.127 orang dari target 1.049.967. Untuk mempercepat hal tersebut, pihaknya berkomitmen agar seluruh daput dapat beroperasi penuh pada Februari 2026.

Baca juga :  BGN Bersih-Bersih MBG, Pejabat Dilarang Punya Dapur!

Lebih jauh, Tigor Pengaribuan mengatakan kehadiran SPPG diharapkan mampu mempercepat pencegahan KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan stunting melalui pola asuh 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD).

Editor: Agus Pebriana