DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember resmi melakukan pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan bagi ratusan aparatur sipil negara (ASN) pada Rabu (3/9/2025).

Sebanyak 352 pejabat eselon III dan IV menempati posisi baru dalam upacara yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha. Proses ini menjadi langkah penting perbaikan birokrasi.

Jabatan yang digeser mencakup kepala bagian, camat, lurah, hingga kepala seksi di berbagai organisasi perangkat daerah. Mutasi ini menjadi bagian dari strategi penguatan pemerintahan.

Baca juga :  Mayoritas Warga Jember Puas Kinerja Gus Fawait di 100 Hari Pertama

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait, memastikan pergeseran jabatan tersebut bukanlah bentuk kepentingan politik pasca Pilkada. Ia menekankan orientasinya hanya untuk kinerja.

“Sejak awal saya sudah berkomitmen, Pilkada sudah selesai. Tidak ada mutasi karena politik. Semua dilakukan untuk memperkuat jalannya pemerintahan di Kabupaten Jember,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menegaskan tidak ada pejabat yang mengalami penurunan eselon. Semua tetap diberikan posisi sesuai kompetensi dan kinerjanya.

“Mutasi kali ini tidak menurunkan eselon siapa pun. Justru ini bentuk penghargaan terhadap dedikasi ASN. Saya ingin tim kerja yang solid,” tegasnya di hadapan pejabat baru.

Baca juga :  Khofifah Perkenalkan Julukan ‘Gus Darling’ untuk Bupati Jember di Hari Pramuka ke-64

Pergeseran jabatan menurutnya adalah bagian normal dari dinamika birokrasi. Namun, ia menegaskan hal itu tidak berhenti di sini, karena akan terus ada evaluasi.

“Enam bulan ke depan, saya ingin melihat bukti nyata. Mutasi ini belum final. Semua pejabat harus menunjukkan dedikasi terbaik bagi masyarakat Jember,” jelas Gus Fawait.

Baca juga :  Jember Masuk Tahap Visitasi KIP Award 2025, Dua Desa Ikut Diverifikasi

Pelantikan tersebut juga dimaknai sebagai langkah awal membangun pemerintahan lebih profesional. Inovasi dan pelayanan publik berkualitas menjadi fokus utama yang ditekankan bupati muda itu.

Harapan besar disampaikan agar seluruh pejabat bekerja dengan sepenuh hati. Dengan begitu, kinerja pemerintahan bisa kembali dipercaya dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

“Tujuan akhirnya jelas, mengembalikan Jember ke jalur kejayaan. Kita punya potensi ekonomi, sosial, dan budaya yang luar biasa untuk terus dikembangkan,” pungkasnya.