DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan puluhan ribu guru ngaji bakal menerima insentif sebesar Rp1,5 juta per orang pada tahun 2025.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengumumkan langsung kabar ini saat menghadiri pertemuan dengan para guru ngaji se-Kecamatan Arjasa dalam agenda Bunga Desaku di Balai Desa Darsono.

Baca juga :  Pesan Moral Gus Fawait Lepas 16 Pramuka Penegak Menuju Ajang Jawa Timur

Menurutnya, jumlah insentif kali ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember dan menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran penting guru ngaji dalam mendidik generasi.

“Insentif ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan wujud penghormatan atas dedikasi para guru ngaji,” ujar Gus Fawait saat memberikan sambutan.

Baca juga :  Menteri UMKM Maman Abdurrahman Takjub dengan Perkembangan UMKM Agribisnis di Jember

Penyaluran insentif dilakukan secara langsung melalui balai desa. Ke depan, Pemkab Jember berencana mengantarkan bantuan itu sampai ke rumah masing-masing penerima.

Selain program insentif, pemerintah daerah juga menyiapkan beasiswa bagi 20 ribu pelajar Jember. Putra-putri guru ngaji maupun perangkat desa diprioritaskan dalam skema bantuan pendidikan tersebut.

Baca juga :  Gus Fawait di Sukowono: Negara Kuat Tak Hanya Karena Senjata, Tapi Karena Pangan

“Santri penghafal Al-Qur’an juga akan mendapatkan tunjangan khusus,” tambah Gus Fawait menegaskan komitmen Pemkab terhadap dunia pendidikan berbasis keagamaan.

Ia berharap doa dari para guru ngaji dan kiai mampu menjadikan Kabupaten Jember semakin barokah serta sejahtera bagi seluruh masyarakat.