DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Grup band Anak Terali Besi atau dikenal Antrabez, yang beranggotakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, berhasil mencuri perhatian dalam penampilan mereka di Indonesia Prison Product and Art Festival (IPPAFest) 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Penampilan mereka membuktikan bahwa kreativitas dan seni dapat menginspirasi perubahan.

Acara ini dihadiri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi upaya pemerintah memfasilitasi warga binaan mengembangkan potensi diri. “IPPAFest adalah wujud nyata pemberian kesempatan berkarya dan persiapan reintegrasi sosial,” ujar Agus.

Baca juga :  1089 Warga Binaan Lapas Kerobokan Laksanakan Sholat Ied

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, hadir memberikan dukungan penuh kepada para warga binaan. Kehadirannya mencerminkan dedikasi tinggi dalam membina talenta dan kreativitas mereka, mewujudkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pengembangan potensi.

Baca juga :  Lapas Kerobokan dan Polresta Perkuat Sinergi Cegah Tindak Kejahatan

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Bapak Gun Gun Gunawan, juga tampak antusias menyaksikan penampilan. Sebagai bentuk dukungan totalnya, beliau mengenakan kaos bertuliskan Antrabez yang menjadi sorotan, menunjukkan apresiasi tulus terhadap karya seni warga binaan.

Antrabez Band, dengan tema kehidupan dan penebusan, tampil energik dan menggugah emosi penonton. Melalui lagu-lagu menyentuh, mereka membuktikan bahwa dari balik jeruji pun, mereka memiliki suara yang mampu mempengaruhi masyarakat.

Baca juga :  Sambut HUT RI, Lapas Kerobokan Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Sunya Giri

IPPAFest 2025 menampilkan karya seni dan produk unggulan dari narapidana seluruh Indonesia. Kehadiran Antrabez menjadi simbol bahwa seni adalah jalan menuju perubahan dan harapan baru bagi warga binaan.