DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar optimis pendapatan pajak tahun 2025 mencapai target yang telah ditetapkan sebesar Rp1,5 Triliun.

Hal ini setelah pendapatan pajak pada Triwulan I Tahun 2025 mencatatkan Rp381 miliar. Angka ini setara dengan 24,02 persen.

Kepala Bapenda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengaku optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

Baca juga :  Tidak Memiliki Nilai Guna, Bapenda Denpasar Musnahkan Ratusan Arsip

“Dengan berbagai inovasi, kami yakin penerimaan pajak daerah Kota Denpasar akan terus meningkat,” ujar Eddy Mulya, Rabu (2/4/25).

Ia menerangkan, sejumlah inovasi yang diterapkan untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah antara lain Pajak Digital (Pagi) Denpasar serta Kluster Digital seperti Renon Digital Area (Reditia) dan Melodi (Melayani Obyek Digital) Sanur.

Selain itu, pengembangan klasterisasi pelayanan pajak daerah juga mencakup kawasan ekonomi di Jalan Teuku Umar Timur, Teuku Umar Barat, dan Jalan Gatot Subroto.

Baca juga :  Bapenda Denpasar Gandeng John Robert Power Gelar Pelatihanl

Optimalisasi pajak daerah, sambung Eddy, dilakukan dengan berbagai cara termasuk pemberian insentif fiskal, pelayanan jemput bola ke desa/kelurahan untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta pendataan potensi objek pajak baru dengan melibatkan perbekel/lurah.

Baca juga :  Denpasar Berhasil Genjot Penerimaan Pajak Capai Rp1,2 Triliun Hingga Agustus 2025

Dengan langkah-langkah ini, Bapenda Kota Denpasar berharap penerimaan pajak daerah terus meningkat, sejalan dengan visi membangun Kota Denpasar yang maju dengan tagline ‘Fiskal Kuat, Denpasar Maju’.

“Kami juga mengajak seluruh wajib pajak untuk taat membayar pajak tepat waktu guna mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Denpasar,” sambungnya.

Reporter: Komang Ari
Editor: Agus Pebriana