DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pendapat daerah Kota Denpasar Tahun 2024 dirancang sebesar Rp 2,79 triliun. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam Rapat Paripurna ke-14 masa Persidangan II tahun 2024, di Gedung DPRD Denpasar, Rabu (10/07/2024).

Jaya Negara mengatakan pendapatan daerah Kota Denpasar sebelumnya dirancang sebesar Rp 2,43 triliun, dan setelah perubahan dirancang sebesar Rp 2,79 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp 359,59 miliar.

Dijelaskan bahwa, pendapatan asli daerah (PAD) yang sebelumnya dirancang sebesar Rp 1,09 triliun lebih, setelah perubahan dirancang Rp 1,32 triliun, bertambah Rp 228,75 miliar, yang berasal dari pajak daerah setelah perubahan dirancang sebesar Rp 1,1  triliun atau bertambah Rp 200 miliar lebih. 

Baca juga :  Sekda Alit Wiradana Terpilih Jadi Ketua Pembina Korpri Kota Denpasar 2023-2028

Kemudian untuk retribusi daerah setelah perubahan dirancang sebesar Rp 17,97  miliar lebih atau bertambah Rp 2,56 miliar. 

Sementara belanja daerah dalam perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2024 dirancang sebesar Rp 3,26 triliun lebih atau bertambah Rp 555,18 miliar lebih dari sebelumnya sebesar Rp Rp 2,70 triliun. 

Hal tersebut terdiri dari belanja operasi setelah perubahan dirancang sebesar Rp 2,49 triliun, belanja modal setelah perubahan dirancang Rp 491,72  miliar, belanja tidak terduga setelah perubahan dirancang Rp 30,10 miliar, dan belanja transfer setelah perubahan dirancang Rp 247,60 miliar.

Terkait rancangan KUA dan PPAS, pendapatan daerah Kota Denpasar tahun anggaran 2025 dirancang sebesar Rp 2,85  triliun lebih. Hal ini terdiri dari, PAD dirancang sebesar Rp 1,81 triliun lebih yang berasal dari pajak daerah dirancang sebesar Rp 1,58 triliun lebih.

Baca juga :  Hari Pertama PKM Denpasar Kisruh, Ini Evaluasi dari Tokoh Masyarakat Denpasar

Kemudian, retribusi daerah dirancang sebesar Rp 12,49 miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dirancang sebesar Rp 64,02  miliar lebih serta Lain-lain PAD yang sah dirancang sebesar Rp 147,70 miliar lebih.

Sementara dalam KUA dan PPAS tahun anggaran 2025, belanja daerah Kota Denpasar dirancang sebesar Rp 3,39 triliun lebih yang terdiri dari, belanja operasi dirancang sebesar Rp 2,49 triliun lebih. 

Baca juga :  Kota Denpasar dan Mossel Bay Afsel Kembali Sepakati Kerja Sama "Sister City"

Untuk belanja pegawai dirancang sebesar Rp 1,45 triliun lebih, belanja barang dan Jasa sebesar Rp 874,23 miliar lebih, belanja subsidi sebesar Rp 46,80 juta, belanja hibah sebesar Rp 163,98 miliar lebih, dan belanja bantuan sosial sebesar Rp 5,11 miliar lebih.

“Saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dan Wakil Ketua DPRD Denpasar, Anak Agung Ketut Asmara Putra juga melakukan penandatanganan pakta Integritas pemenuhan MCP dari KPK RI. 

Editor: Agus Pebriana