DIKSIMERDEKA.COM, KARANGASEM, BALI – Meminjam istilah Marshall McLuhan, kemajuan teknologi internet telah memungkinkan penyatuan dunia dalam sebuah ”desa global”. Lebih dari itu, kini hampir seluruh pengguna internet memiliki akun media sosial. Selain menjadi ajang silaturahmi, media sosial juga menjadi salah satu saluran informasi bagi penggunanya.

Untuk memperkenalkan dan mengajarkan cara mempromosikan budaya Indonesia lewat konten digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bali akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Karangasem, Selasa (23/4) pagi, pukul 09.00 WITA.

Mengusung tema ”Promosi Budaya Indonesia Lewat Konten Digital”, diskusi online yang akan diikuti secara nobar oleh pelajar sekolah menengah itu rencananya menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karangasem Artha Negara, trainer Public Speaking Sonny Tulung, musisi Danin Sibilo, dan Khadafi selaku moderator.

”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranbalinustra230424. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-wallet sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Senin (22/4).

Baca juga :  Ayo ! Ikut Webinar Kemenkominfo di NTB, Bahas Etika Pelajar di Dunia Digital

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, kemajuan teknologi digital dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Indonesia dan mengundang turis mancanegara di seluruh dunia. Konten digital yang disebarkan melalui media sosial, memungkinkan ribuan bahkan jutaan pasang mata menikmati konten-konten yang kita buat.

”Selain berisi hiburan dan informasi, media sosial juga efektif digunakan sebagai sarana promosi untuk menawarkan destinasi wisata dan budaya,” tegas Kemenkominfo dalam rilis.

Webinar untuk segmen pendidikan ini, rencananya akan diikuti oleh beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Karangasem. Di antaranya, SMPN 3 Sidemen, SMPN 1 Abang, SMPN 2 Abang, SMPN 3 Abang, SMPN 4 Abang, SMPN 5 Abang, SMPN 6 Abang, SMPN 1 Kubu, SMPN 2 Kubu, SMPN 3 Kubu, SMPN 4 Kubu, SMPN 5 Kubu, SMPN 1 Manggis, SMPN 2 Manggis, SMP Dharma Kirti Sengkidu, dan SMP Muhammadiyah.

Baca juga :  Webinar di Buleleng, Ajak Guru Kenali Tips dan Trik Keamanan Privasi Secara Digital 

Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Karangasem – Bali ini, merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Sampai dengan akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tulis Kemenkominfo.

Baca juga :  Agar Akun Media Sosial Tidak Mudah Ditembus Penjahat Dunia Maya 

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*)