DIKSIMERDEKA.COM, BULELENG, BALI – Faktor keamanan digital masih menjadi masalah krusial yang perlu diperhatikan oleh pengguna digital. Menjaga keamanan digital menjadi persoalan penting yang harus dipahami, karena hal itu terkait dengan peningkatan ancaman siber, keamanan perangkat, pencurian, penipuan, bahkan kebocoran data dan informasi pribadi. 

Untuk menjaga keamanan privasi secara digital, kembali akan diselenggarakan webinar literasi digital untuk segmen pendidikan, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bali di Kabupaten Buleleng, Kamis (11/7) pagi, pukul 09.00 WITA.

Mengusung tema ”Tips and Trik Menjaga Keamanan Privasi Secara Digital”, diskusi onlineyang akan diikuti guru dan tenaga kependidikan di sejumlah sekolah itu rencananya akan menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata, musisi Danin Sibilo, MC profesional Tissa Carolina, dan dipandu moderator Fifien Ervianti.

Baca juga :  Cok Ace: Pangsa Pasar Domestik dan Lokal Bali Jangan Sampai Disepelekan

Webinar juga dapat diikuti secara gratis dengan mengisi link registrasi peserta di https://s.id/PendaftaranBalinustra1107624. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat, dan tersedia voucher e-wallet senilai Rp 1.000.000,-untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama webinar. 

Pentingnya Menjaga Privasi

Terkait tema webinar, sudah jamak diketahui, pengguna digital acap kali masih tidak memahami pentingnya menjaga privasi saat berada di dunia digital. Padahal, kebocoran data pribadi dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan daring.

Persoalan keamanan berbagai data privasi atau data pribadi menjadi semakin penting, seiring dengan pemanfaatan teknologi digital ke berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Kini, kompetensi keamanan untuk menjaga data privasi punmenjadi keniscayaan.

Perlu ditambahkan, saat ini hampir semua orang di dunia memiliki akun media sosial. Bahkan melakukan transaksi via teknologi digital, baik melalui mesin ATM, portable computer maupun telepon pintar (smartphone). 

Baca juga :  Gandeng Pemprov NTB, Kemenkominfo Gelar Webinar Bahas Literasi Dakwah di Dunia Digital

Hal ini berarti, semua pengguna teknologi digital harus mampu mengamankan data pribadinya agar tidak jatuh ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Membuka Wawasan 

Kegiatan webinar yang menyasar guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Buleleng ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya pengamanan data pribadi di berbagai platform digital. Tujuannya, dapat membuka wawasan, baik kepada guru maupun tenaga kependidikan. 

Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabuoaten Buleleng ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. 

Sejak dimulai pada 2017, sampai dengan akhir 2023 program ini tercatat telah diikuti 24,6 juta orang. Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024.

Baca juga :  BASAbali Wiki Gandeng KBRI dan Unilever Gelar Webinar Lingkungan Hidup

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada 2018, penetrasi internet Indonesia tercatat berada di angka 64,8 persen. Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id. (*)