DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, Eko Cahyanto mengatakan pihaknya mengidentifikasi Rp1.200 triliun potensi belanja dalam negeri dari pemilik anggaran baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Hal tersebut diungkapkan dalam Business Matching 2024 di Kawasan Sanur, Bali, Senin (4/3/24). “Kami mencoba memilah antara kebutuhan terhadap produk-produk maupun jasa. Khusus untuk produknya kami targetkan sebesar-besarnya,” terangnya.

Baca juga :  Business Matching: Upaya Kolaborasi StartUp Binaan INBIS STIKOM Bali dengan Stakeholders

Lebih lanjut disebutkan, Business Matching ini digelar guna mempertemukan para pengguna anggaran dengan para produsen atau penyedia barang bersertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

“Kami terus mendorong teman-teman pemilik anggaran untuk lebih mengenal produk-produk dalam negeri,” sambungnya.

Baca juga :  Kemendikbud Ristek Target Pakai 90 Persen Produk Indonesia

Melalui kegiatan ini, Eko berharap terjadi peningkatan komitmen dari para pemilik anggaran untuk menggunakan produk dalam negeri.

“Kami berharap terjadi peningkatan komitmen para pemilik anggaran untuk memakai produk dalam negeri. Selain itu, para produsen bisa masuk ke proses pengadaan barang dan jasa dengan lebih mudah,” tandasnya.

Baca juga :  Kemendikbud Ristek Target Pakai 90 Persen Produk Indonesia

Reporter: Komang Ari