DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI -Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menggelar upacara Ngeruwak (upacara memulai pembangunan) mengawali proses pemugaran Pura Agung Jagatnatha Denpasar, pada Jumat (24/03/23). 

Upacara dipuput Ida Pedanda Putra Telaga dari Grya Gulingan Sanur. Tampak Walikota Jaya Negara bersama pejabat lainnya melaksanakan persembahyangan bersama dan nuntun daksina Ida Betara ke tempat yang telah disediakan. 

Jaya Negara menyampaikan pelaksanaan perbaikan sudah dapat dikerjakan setelah pelaksanaan upacara Ngeruwak. Program ini menjadi komitmen perbaikan Parahyangan di Pura Agung Jagatnatha. 

Baca juga :  Sejumlah Bagian Pura Jagatnatha Denpasar Mulai Dibongkar

Sebelumnya juga telah digelar Pre Constructions Meeting (PCM) yakni rapat pelaksanaan pembangunan fisik dengan pelaksana pembangunan. 

“Kami mohon doa restu kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar sehingga pelaksanaan pemugaran Pura Agung Jagatnatha dapat berjalan lancar,” ujar Jaya Negara. 

Sementara Kepala Dinas Perkim Kota Denpasar, Gede Cipta Sudewa menyampaikan pengerjaan perbaikan Pura Agung Jaganatha direncanakan dilaksanakan selama 200 hari kerja terhitung 17 Maret hingga 2 Oktober 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp 12,3 miliar dari pagu anggaran Rp 15,4 miliar.

Baca juga :  Hari Suci Siwaratri, Persembahyangan di Pura Jagatnatha Dilaksanakan Tiga Waktu

Pemugaran dikerjakan oleh PT Adik Abang Qanita Pratama, kerja sama operasi (KSO) dengan PT Karya Dinamis Mesari, sedangkan konsultan perencana PT Kencana Adhi Karma dan Konsultan Pengawas CV Tataring Bali. 

Keseluruhan pelinggih seperti Bale Pelik,  Bale Gong, Bale Pawedan, Bale Kulkul, Candi Bentar termasuk penataan halaman Pura akan dilakukan pemugaran  dengan menggunakan batu bata dan batu andesit kualitas super dan diharapkan pengerjaannya nanti dapat sesuai dengan SOP serta tepat mutu dan tepat waktu.

Baca juga :  Hari Suci Siwaratri, Persembahyangan di Pura Jagatnatha Dilaksanakan Tiga Waktu

“Perbaikan Pura Agung Jagatnatha ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar di dalam pembangunan tempat ibadah di Kota Denpasar sehingga masyarakat dapat bersembahyang dengan baik dan nyaman,” ujarnya. 

Nampak hadir dalam upacara tersebut, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana serta OPD terkait.