DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Peringatan Hari Suci Siwaratri di Kota Denpasar dipusatkan di Pura Agung Jagatnatha dengan menggelar persembahyangan bersama yang dilaksanakan dalam tiga waktu, yakni saat sandikala pukul 18.00 Wita, tengah malam pukul 00.00 Wita, dan pagi hari pukul 06.00 Wita.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi umat Hindu untuk melaksanakan mulat sarira atau introspeksi diri sebagai wahana penyucian diri.

Baca juga :  Sejumlah Bagian Pura Jagatnatha Denpasar Mulai Dibongkar

Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menegaskan bahwa Hari Suci Siwaratri merupakan momen untuk memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam prabawanya sebagai Dewa Siwa serta dikenal sebagai malam peleburan dosa.

“Hari Suci Siwaratri hendaknya dimaknai dengan mulat sarira dan introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Umat diharapkan dapat menjalankan swadharma dengan baik dan senantiasa dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa,” ujarnya.

Baca juga :  Upacara “Ngeruwak” Digelar, Pemugaran Pura Jagatnatha Dimulai

Ia juga mengajak umat Hindu untuk mengisi peringatan Siwaratri dengan kegiatan positif penuh kesadaran seperti Dharma Tula, Monobrata, Jagra, Upawasa, Mulat Sarira serta pengendalian panca indra sebagai wujud wiweka umat Hindu.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara mengatakan bahwa peringatan Hari Suci Siwaratri rutin dilaksanakan sebagai sarana edukasi dan pemahaman bagi masyarakat terkait makna dan tujuan perayaan Siwaratri.

Baca juga :  Sejumlah Bagian Pura Jagatnatha Denpasar Mulai Dibongkar

“Melalui persembahyangan yang dilanjutkan dengan kegiatan keagamaan seperti makekawin, mageguritan, dan dharma tula, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat tentang makna Hari Suci Siwaratri,” jelasnya.

Editor: Agus Pebriana