DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Komisi III DPR RI dan Polda Metro Jaya membagikan bantuan 1.000 paket sembako dan 10.000 masker untuk warga Kampung Tangguh Jaya (KTJ) serta masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Acara pemberian bantuan Sosial dan Masker oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Ketua Komisi III DPR RI, yang diwakili oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dari partai Nasdem berlangsung di depan gedung Promoter Polda Metro Jaya, pada Jumat (19/2).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran mengatakan, hari ini ada kunjungan spesifik dari Komisi III DPR RI ke Polda Metro Jaya, setelah ini ada kunjungan tali asih kepada seluruh ketua RW yang merupakan ketua gugus tugas PPKM Mikro atau Kampung Tangguh di wilayah. Ini adalah bentuk kepeduliaan komisi III DPR RI, yang memberikan bantuan sembako dan masker.

Baca juga :  Ide Kapolri Membentuk Kampung Tangguh Narkoba Menuai Apresiasi

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Ahmad Syahroni mengatakan, kedatangan Komisi III selain menanyakan isu-isu yang sedang menjadi perhatian publik, sekaligus memberikan bantuan paket sembako dan masker ke Polda Metro Jaya untuk disalurkan kepada warga di Kampung Tangguh Jaya (KTJ).

Baca juga :  Penanganan Kasus Mafia Tanah di Lampung Tuai Apresiasi

“Ini kunjungan reses Komisi III, kita hadir di Polda Metro Jaya sekalian menanyakan isu-isu yang menjadi perhatian publik. Kebetulan kami juga punya perhatian, bukan hanya di dapil DKI Jakarta, semua dapil seluruh Indonesia kami juga berikan perhatian yang memang selayaknya menjadi perhatian kami semua. Jadi bukan hanya spesifik Jakarta, tapi semua daerah teman-teman Komisi III memberikan bantuan di tempat yang sedang (mengalami) bencana,” jelasnya

Baca juga :  Fraksi Golkar Tolak Usulan PDIP, Polri Kembali ke TNI atau Kemendagri

Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya mengungkapkan, jumlah bantuan dari Komisi III DPR RI berupa 1.000 paket sembako, 10.000 masker dan satu ton beras. Bantuan akan disalurkan di 10 Kampung Tangguh Jaya di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. 

“Iya karena dua lokasi ini zona merah Covid. Ini kan 10.000 masker, berarti satu RW 1.000. Nah kalau 1.000 paket sembako, 100 paket per RW,” bebernya. (*/sin)