Direktorat Narkoba Metro Jaya Musnahkan Barbuk Narkoba Hasil Pengungkapan 4 Bulan Terakhir
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Jajaran Direktorat Narkoba Metro Jaya beserta Polres jajaran memusnahkan barang bukti (Barbuk) narkotika berbagai jenis, pada Rabu (3/2). Barang bukti narkotika yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika dalam waktu empat bulan.
Pemusnahan barang bukti narkotika tersebut berlangsung di lapangan Polda Metro Jaya dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran. Sejumlah pihak mulai dari Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, Pengadilan MUI hingga Pemprov DKI Jakarta pun turut hadir dalam acara pemusnahan narkotika tersebut.
“Dalam rangka menumbuhkan kepercayaan masyarakat ke polri memberantas narkoba, Polda Metro Jaya dan Polres jajaran terus melakukan pengungkapan kasus narkoba,” kata Irjen Fadil dalam sambutanya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2)
Irjen Fadil menyebut narkotika yang dimusnahkan hari ini terdiri dari berbagai jenis narkotika. Barang bukti narkotika tersebut hasil pengungkapan dalam waktu empat bulan terakhir, baik Satgas Khusus Polri, Polda Metro Jaya maupun Polres jajaran.
“Pada kesempatan ini kita melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba hasil pengungkapan Satgas Khusus Polri Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran selama empat bulan terakhir mulai bulan Oktober 2020 hingga Januari 2021,” kata Irjen Fadil.
Sebelum dimusnahkan sampel narkotika itu lebih dulu menjalani proses pengujian untuk memastikan jika barang bukti itu adalah benar narkotika.
Selanjutnya, barang bukti tersebut dimusnahkan menggunakan mesin khusus pemusnah narkotika bernama insiator, yang tentunya tidak memiliki dampak apa-apa untuk masyarakat saat proses pemusnahan berlangsung.
“Pengungkapan dilakukan ada sembilan kasus dan tersangka diamankan 24 orang, barang bukti diamankan sabu 217,44 kg, ganja 801,48 kg, ekstasi 18.000 butir, tembakau gorila 1,37 kg,” kata Fadil.
Lebih jauh Fadil menyebut narkotika merupakan kejahatan luar biasa, pengedar narkotika kerap memiliki berbagai modus untuk mengedarkan narkotika.
“Sebagaimana kita ketahui peredaran narkoba masih saja terus terjadi baik yang dilakukan jaringan nasional maupun internasional. Dalam rangka wujudkan Jakarta Zero Narkoba maka Polda Metro tekad terus melakukan pengungkapan untuk menuju ke Jakarta Zero Narkoba,” ungkap Fadil. (Bus/sin)

Tinggalkan Balasan