DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Bali Dewa Made Indra dalam rilisnya menyatakan perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per Selasa (26/1) tercatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 542 orang (493 orang melalui transmisi lokal, 48 PPDN, dan 1 PPLN), sembuh sebanyak 229 orang, dan 9 orang meninggal dunia.

“Terkonfirmasi positif 24.492 orang, sembuh 20.656 orang (84,34%), dan meninggal dunia 650 orang (2,65%). Kasus aktif per hari ini menjadi 3.186 orang (13,01%),” jelasnya.

Baca juga :  WNA Positif Corona Meninggal di Bali, Sekda Gelar Konferensi Pers

Mengawali tahun 2021, Gubernur Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 01 Tahun 2021 pada tanggal 6 Januari 2021, tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

“SE ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” jelas Dewa Made Indra.

Baca juga :  Update Penanggulangan Covid-19 Minggu (20/12): Pertambahan Kasus Sebanyak 99 Orang

SE yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga menekankan kembali PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Baca juga :  12 Orang Sembuh, Bertambah 5 Kasus Positif Covid-19 Bali Hari Ini

Pada akhir rilisnya, Dewa Made Indra menegaskan dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif memasuki tahun 2021 ini. “Tetap disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan kapanpun dan dimanapun,” tegasnya. (*/sin)