PN Denpasar Galang Donasi, Bantu Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gelombang bantuan kemanusiaan bagi pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok, Lembata, Nusa Tenggara Timur terus mengalir. Setelah sebelum empati datang dari Kejari Denpasar, giliran pada Selasa (08/12/2020) Pengadilan Negeri Denpasar menggalang donasi.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan dengan mengedarkan kotak donasi di lingkungan PN Denpasar. Hasil kotak amal ini kemudian disalurkan melalui Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT – Bali. Donasi ini diserahkan langsung oleh kepala Pengadilan Negeri Denpasar Dr. H. Sobandi, S.H.,M.H. kepada perwakilan PENA NTT Robinson Gamar.
Acara serah terima donasi ini juga disaksikan oleh Humas PN Denpasar I Made Pasek dan Pengurus PENA NTT Gabriel Nano Betan. Jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp. 3.066.000. Usai serah terima kepala PN Denpasar mengatakan donasi tersebut merupakan bentuk empati PN Denpasar bagi warga Lembata yang kini ditimpa musibah.
Menurutnya bantuan tersebut bersumber dari seluruh jajaran dan hakim yang hadir pada saat kotak diedarkan. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Lembata. Jangan dilihat jumlahnya, tapi paling penting kita sudah bersama-sama berusaha melakukan yang terbaik,” kata Sobandi.
Humas PN Denpasar I Made Pasek berharap bantuan tersebut bisa sampai ke tangan yang membutuhkan. Sehingga bisa mengurangi beban yang kini menimpa warga. “Semoga saudara-saudara di Lembata diringankan bebannya dengan bantuan ini,” ucap Gede Pasek.
Sementara itu perwakilan PENA NTT, Robinson Gamar mengapresiasi kepedulian PN Denpasar. Bantuan yang diberikan tentu sangat bermanfaat. PENA sendiri akan meneruskan bantuan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan tepat sasaran.
“Terima kasih tentunya bagi PN Denpasar yang sudah ikut berdonasi. Bantuan ini pastinya sangat bermanfaat bagi warga Lembata, kami berkomitmen agar bantuan yang terhimpun disalurkan dengan penuh tanggung jawab dan tepat sasaran,” ucap Robi.
Hingga Sabtu (5/12/2020), pukul 22.00 waktu setempat, warga yang tercatat mengungsi berjumlah 9.028 jiwa. (*/dk)

Tinggalkan Balasan