DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) menggelar kegiatan Cek Pengetahuan Seputar KMHDI (CPnS KMHDI) secara daring melalui Aplikasi Zoom Meeting yang diikuti oleh seluruh kader KMHDI se-Indonesia, yang digelar pada Selasa (1/9).

Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia. Kurang lebih 30 kader KMHDI seluruh Indonesia mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk kompetisi secara daring ini.

Ketua Departemen Organisasi PP KMHDI 2018—2020, Wiyan Martiwi Karismawati mengatakan kegiatan dengan tema ‘Muda Menginspirasi’ ini bertujuan untuk menguji pemahaman kader seputar KMHDI. Dilaksanakan secara daring, mengingat kondisi pandemi Covid-19. 

Baca juga :  KMHDI Nilai Hakim MK Tidak Akan Diskualifikasi Pasangan Prabowo-Gibran

“Penggunaan singkatan CPnS menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan ini, singkat dan mudah diingat. Terlebih lagi istilah CPNS sudah tidak asing bagi banyak orang. Hal-hal kreatif seperti inilah yang kemudian akan menginspirasi lebih banyak orang terkhususnya kader-kader KMHDI,” ujarnya.

Usia KMHDI yang kini sudah 27 tahun, terangnya lebih lanjut, sudah selayaknya memiliki kader dan sistem kaderisasi yang matang. “Muda juga berarti dewasa, kader KMHDI sebagai generasi muda tidak hanya dapat menginspirasi, tetapi juga dapat menjadi sosok dewasa dalam kaderisasi,” ungkapnya.

CPnS KMHDI dibuka dengan sambutan Presidium II PP KMHDI 2018–2020, Ni Luh Putu Gopi Janawati. Kegiatan CPnS KMHDI dilaksanakan untuk menjalin komunikasi antar seluruh kader KMHDI se-Indonesia sekaligus menguji pemahaman seputar KMHDI.

Baca juga :  Bertemu Wamenpar, KMHDI Dorong Pariwisata Berkelanjutan

“CPnS KMHDI ini digelar untuk membangkitkan kembali minat baca kader terhadap buku-buku kaderisasi, buku pedoman organisasi dan AD/ART KMHDI,” ujar Gopi dalam sambutannya.

Kader KMHDI yang terdiri dari mahasiswa Hindu sebagai generasi muda pelurus bangsa tidak hanya dituntut untuk bisa menjaga eksistensi organisasi di masyarakat, namun tetap menjaga konsistensi pengembangan kaderisasi di internal organisasi KMHDI sendiri. 

“Ketika kita mampu mengenal dan memahami lebih dalam organisasi ini, kita akan menjadi semakin besar dan militan terhadap Hindu itu sendiri. Jadi mulailah menginspirasi dan membawa perubahan bagi diri sendiri, KMHDI dan juga lingkungan sekitar”, jelas Wiyan.

Baca juga :  KMHDI Soroti May Day di Monas, Tegaskan Buruh Butuh Kebijakan Nyata

Kompetisi CPnS KMHDI telah berlangsung dalam tiga babak yaitu babak penyisihan, babak penentuan dan babak final. Peserta diwajibkan untuk menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat melalui kolom komentar pada Zoom Meeting. 

Dari 30 peserta, terpilihlah lima peserta terbaik yang berjuang pada babak final. Pengumuman pemenang CPnS KMHDI akan dilaksanakan juga secara daring melalui Aplikasi Zoom Meeting pada tanggal 3 September 2020 mendatang bertepatan dengan perayaan HUT ke-27 KMHDI. (dar/sin)