AMSTERDAM DIKSIMERDEKA.COM Suasana sepak bola Eropa langsung memanas! Keputusan mengejutkan baru saja terjadi saat legenda Barcelona Xavi resmi mengambil alih kemudi skuad Oranje. Tentu saja, mantan jenderal lini tengah Blaugrana ini langsung menjadi sorotan tajam bagi seluruh penikmat bola sejagat raya. Selanjutnya, pria berusia 46 tahun ini berjanji akan menghidupkan kembali roh ‘Total Football’ peninggalan Johan Cruyff. Terlebih lagi, sang entrenador dengan lantang menyebut Belanda sebagai ‘universitas sepak bola’ yang mendidik karirnya selama ini. Oleh karena itu, mari kita bedah tuntas bagaimana rencana gila Xavi untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan di kompetisi Benua Biru mendatang.

Revolusi Total Football & Janji Serangan Ganas

Memang, Xavi memiliki akar sejarah yang sangat kuat dengan filosofi sepak bola negeri kincir angin tersebut. Sebagai buktinya, jebolan La Masia ini pernah menimba ilmu di bawah asuhan pelatih legendaris seperti Louis van Gaal dan Frank Rijkaard. Selain itu, ia juga menjadi jenderal lapangan tengah saat Pep Guardiola merajai Eropa dengan inspirasi gaya Cruyff.

Baca juga :  Belanda vs Swedia 5-1: Brobbey dan Gakpo Mengamuk

Kemudian, memori indahnya bersama mendiang Johan Cruyff pada tahun 2014 turut membentuk mental juaranya. Bahkan, ia menegaskan akan selalu membawa aura positif dan senyuman ke dalam ruang ganti pemain. Dengan demikian, Taktik Xavi di pasti akan memanjakan mata para suporter yang haus akan permainan menyerang .

Sementara itu, gaya bermain bertahan dengan lima bek ala Ronald Koeman pasti tamat riwayatnya. Sebaliknya, Xavi justru menegaskan tidak akan sudi memakai sistem membosankan tersebut. Lebih lanjut, ia siap menerapkan skema ofensif seperti 4-3-3, 4-2-3-1, atau 3-4-3 demi mendominasi penguasaan bola secara mutlak. Kesimpulannya, pelatih asal Catalunya ini menuntut para pemainnya untuk tampil penuh gairah, ambisi, dan berani mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama berbunyi.

Sikap Terbuka Pemain Liga Arab & Drama Pemilihan KNVB

Di sisi lain, kebijakan seleksi pemain juga mengalami perombakan radikal. Berbeda dengan Koeman yang langsung mencoret Steven Bergwijn karena pindah ke Arab Saudi, Dilansir The Guardian, Xavi justru membuka pintu lebar-lebar. Sebagai contoh, kepindahan Tijjani Reijnders dari Manchester City ke Al-Qadsiah tidak membuat sang pelatih panik. Sebab, pedoman utama Taktik Xavi di Timnas Belanda murni menilai performa pemain di atas lapangan, bukan sekadar kasta liga tempat mereka merumput. Oleh sebab itu, bintang-bintang dari Liga Pro Arab Saudi, Eredivisie, Liga Inggris, hingga La Liga punya peluang yang sama rata untuk masuk skuad utama.

Baca juga :  Prediksi Belanda vs Jepang: Samurai Biru Siap Kejutkan Oranje

Dari laporan The Guardian , proses penunjukan Xavi ternyata menyimpan drama yang cukup alot di meja petinggi federasi sepakbola Belanda,(KNVB). Awalnya, Direktur Sepak Bola Nigel de Jong sempat menggoda Pep Guardiola dan Arne Slot. Sesudah itu, mereka juga hampir menunjuk Michael Reiziger menyusul kesuksesan Luis de la Fuente bersama Spanyol di Piala Dunia 2026.

Baca juga :  Maroko vs Belanda 1-1 (3-2): Bounou Jadi Pahlawan! Singa Atlas Singkirkan De Oranje Lewat Adu Penalti

Meskipun hanya berstatus pilihan kesekian, Xavi menanggapinya dengan sangat santai dan kepala dingin. Pada akhirnya, ia merasa sangat terhormat bisa berdiri sejajar di podium bersama pelatih-pelatih top dunia tersebut.

Ujian Perdana Melawan Jerman & Jurgen Klopp

Sebagai penutup, ujian berat sudah menanti di depan mata. Pasukan Oranje bakal menantang raksasa Eropa, Jerman, pada ajang Nations League di Amsterdam pada 24 September mendatang. Menariknya, laga panas ini juga menjadi panggung debut bagi Jurgen Klopp di kubu lawan.

Walaupun tekanan begitu besar, Xavi justru merasa sangat termotivasi menyambut duel adu taktik tersebut. Terlebih lagi, ia akan mendapat bantuan langsung dari legenda hidup Ruud van Nistelrooy di bangku staf kepelatihan. Singkatnya, penerapan Taktik Xavi di Timnas Belanda siap mengembalikan masa kejayaan sepak bola indah yang selalu kita saksikan sejak puluhan tahun silam!