Reuters Wawancarai Khusus Gubernur Koster, Kebijakan Energi Bersih Bali Jadi Sorotan Dunia
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Komitmen Bali dalam membangun energi bersih dan transportasi rendah emisi kembali mendapat perhatian dunia. Gubernur Bali Wayan Koster memperoleh undangan khusus untuk wawancara eksklusif dengan kantor berita internasional Reuters di sela rangkaian London Climate Action Week 2026, Rabu (24/6/2026).
Dalam wawancara yang berlangsung selama sekitar 15 menit itu, Reuters menggali pandangan Gubernur Koster mengenai transisi energi bersih, pengembangan transportasi berkelanjutan, berbagai tantangan yang dihadapi, serta inovasi dan langkah konkret yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali dalam menghadapi krisis iklim.
Koster menjelaskan bahwa Bali telah memiliki arah kebijakan yang jelas menuju kemandirian energi melalui pemanfaatan energi bersih. Komitmen tersebut diperkuat dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Mandiri Energi serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

“Kami membangun Bali dengan orientasi jangka panjang. Transisi menuju energi bersih bukan hanya untuk mengurangi emisi karbon, tetapi juga untuk menjaga kualitas lingkungan, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan memperkuat daya saing Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia,” ujar Koster.
Menurut Koster, salah satu langkah strategis yang sedang dipercepat adalah menghentikan ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil secara bertahap dan memperluas pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai sektor.
Selain sektor energi, Pemerintah Provinsi Bali juga mempercepat penggunaan kendaraan listrik melalui penerapan kawasan rendah emisi yang mulai dijalankan sejak 2026. Kawasan wisata utama seperti Nusa Dua, Kuta, Sanur, Ubud, dan Nusa Penida dipersiapkan menjadi zona transportasi rendah emisi dengan dukungan penuh pemerintah pusat.
“Kami ingin menjadikan Bali sebagai contoh bagaimana pariwisata dunia dapat tumbuh sejalan dengan pelestarian lingkungan. Energi bersih dan transportasi listrik adalah fondasi penting menuju Bali yang berkelanjutan,” kata Koster.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menekan emisi karbon, tetapi juga menciptakan kualitas udara yang lebih baik, menjaga ekosistem alam Bali, sekaligus memperkuat citra Pulau Dewata sebagai destinasi wisata yang hijau dan berkelanjutan.
Undangan wawancara khusus dari Reuters dinilai menjadi pengakuan atas semakin besarnya perhatian komunitas internasional terhadap berbagai kebijakan lingkungan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Dalam beberapa hari pelaksanaan London Climate Action Week 2026, Gubernur Koster juga tampil sebagai pembicara dalam sejumlah forum internasional yang membahas perubahan iklim, energi bersih, pertanian berkelanjutan, dan pembangunan rendah karbon.
Melalui berbagai forum tersebut, Bali terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah di Indonesia yang aktif menawarkan solusi berbasis kebijakan dan kearifan lokal dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Tinggalkan Balasan