DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Klungkung menjajaki kerja sama dengan produsen kendaraan listrik global, VinFast, untuk mempercepat transformasi Nusa Penida menjadi kawasan wisata berbasis energi hijau atau Green Island. Langkah tersebut menjadi bagian dari target mewujudkan Nusa Penida sebagai kawasan dengan 100 persen energi bersih pada 2030.

Penjajakan kerja sama itu dilakukan Bupati Klungkung I Made Satria saat mengunjungi kantor VinFast di Jakarta, Selasa (30/6). Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkab Klungkung diterima jajaran manajemen VinFast, antara lain Deputy CEO of Mobility Services Operations Nguyen Ngoc Thuy Linh, GSM Carbiz B2B Manager Stevani Albertin, dan RVE Director Raymond Wibisono.

Baca juga :  Bupati Satria Pimpin Exit Meeting Pemeriksaan Pendahuluan BPK

Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan, kedua belah pihak sepakat segera menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan penyusunan dokumen resmi sebagai dasar pembahasan kerja sama.

“Kami berkomitmen penuh melakukan percepatan program Green Island di Nusa Penida. Fokus utama kami adalah membangun kawasan pariwisata berkelanjutan melalui penerapan mobilitas hijau berbasis kendaraan listrik yang akan dijadikan proyek percontohan,” kata Satria.

Menurut dia, pengembangan ekosistem kendaraan listrik menjadi salah satu strategi untuk mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus menekan emisi karbon di destinasi wisata unggulan Bali tersebut.

Baca juga :  Bupati Satria Buka Kejurprov Catur Bali 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Klungkung dan VinFast merencanakan peluncuran program kerja sama di Nusa Penida setelah seluruh proses administrasi dan legalitas selesai. Bersamaan dengan itu, kedua pihak juga akan menentukan lokasi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna mendukung operasional kendaraan listrik di kawasan tersebut.

Keberadaan SPKLU dinilai menjadi infrastruktur penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di Nusa Penida.

Selain pengembangan mobilitas hijau, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menyiapkan pembenahan infrastruktur pendukung, seperti peningkatan kualitas jalan dan penyediaan air bersih, sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata berkelanjutan.

Baca juga :  Aksi Bersih Sampah Plastik, Bupati Satria Himbau Pengunjung PKB Jaga Kebersihan

Satria mengatakan, pembangunan Green Island tidak hanya berorientasi pada penggunaan energi bersih, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menjadikan Nusa Penida sebagai contoh kawasan wisata hijau yang mandiri energi, berdaya saing, dan tetap menjaga kelestarian alamnya,” ujar Satria.

Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap kolaborasi dengan VinFast dapat mempercepat implementasi kendaraan listrik di Nusa Penida dan menjadi model pengembangan kawasan rendah emisi yang dapat diterapkan di destinasi wisata lainnya di Indonesia.