Gubernur Koster Dukung Kejuaraan Karate Asia 2026 di Bali, Diikuti 33 Negara dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
DIKSIMERDE.COM, BADUNG – Dukungan penuh Gubernur Bali Wayan Koster terhadap penyelenggaraan 22nd Asian Senior Karate Championship dan 5th Asian Para Karate Championship 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto. Kejuaraan karate tingkat Asia yang digelar di Bali tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Hadi Tjahjanto saat menghadiri jamuan penyambutan delegasi peserta kejuaraan di Taman Jepun, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Badung, Selasa (16/6) malam. Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Bali menjadi faktor penting dalam suksesnya penyelenggaraan ajang olahraga internasional tersebut.
“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster, atas dukungan yang luar biasa terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini,” ujar Hadi Tjahjanto.

Ia menjelaskan, Asian Senior Karate Championship tahun ini diikuti oleh 33 negara anggota federasi karate Asia. Sementara itu, Asian Para Karate Championship yang digelar bersamaan diikuti oleh delapan negara yang mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk berkompetisi di Pulau Dewata.
Menurut Hadi, tingginya partisipasi negara peserta menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Bali sebagai tuan rumah berbagai kegiatan berskala global. Selain memiliki fasilitas yang memadai, Bali juga dinilai mampu menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir.
“Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Bali, mampu menjadi tuan rumah event olahraga internasional dengan standar yang sangat baik,” katanya.
Lebih lanjut, Hadi menegaskan bahwa penyelenggaraan event internasional seperti kejuaraan karate Asia akan memberikan multiplier effect yang besar bagi sektor ekonomi. Kehadiran atlet, ofisial, keluarga peserta, serta wisatawan dari berbagai negara diperkirakan akan meningkatkan tingkat hunian hotel, aktivitas usaha pariwisata, hingga perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Ia meyakini dampak positif tersebut akan semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism yang mampu menggabungkan kegiatan olahraga dengan daya tarik budaya dan pariwisata yang dimiliki Pulau Dewata.
“Event internasional seperti ini tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata Indonesia di mata dunia,” tegasnya.
Penyelenggaraan 22nd Asian Senior Karate Championship dan 5th Asian Para Karate Championship di Bali menjadi salah satu agenda olahraga internasional terbesar tahun ini. Selain menjadi ajang kompetisi bagi atlet-atlet terbaik Asia, kegiatan tersebut juga memperkuat citra Bali sebagai destinasi unggulan yang siap menjadi tuan rumah berbagai event internasional di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan