DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Program Satu Keluarga Satu Sarjana yang dinisiasi oleh Gubernur Bali Wayan Koster mendapatkan respon positif dari masyarakat luas, terutama yang berasal dari golongan tidak mampu. Hal tersebut disampaikan langsung Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof I Ketut Sudarsana, Senin (11/08/2025).

Dalam laporanya kepada Gubernur Koster, Prof Sudarsana menyampaikan program Satu Keluarga Satu Sarjana telah berjalan di Unud. Tahun ini Unud telah menyeleksi sekitar 149 calon mahasiswa dari berbagai program studi (prodi), termasuk Fakultas Kedokteran.

Baca juga :  Gubernur Koster Dorong Penguatan Integritas ASN Melalui Tindak Lanjut SPI 2024

“Program ini terbuka untuk semua jurusan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” jelas Prof Sudarsana.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. I Ketut Sudarsana mengundang Gubernur Wayan Koster untuk hadir sekaligus memberikan sambutan serta wejangan bagi mahasiswa baru pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB) Unud yang akan dilaksanakan Selasa 12 Agustus 2025 di Kampus Unud Jimbaran.

“Harapan kami, Pak Gubernur dapat memberikan motivasi langsung kepada mahasiswa baru agar memiliki semangat belajar dan kepedulian terhadap pembangunan Bali,” ujar Prof. Sudarsana.

Baca juga :  Gubernur Koster Dukung International Youth Football Tournament 2021 Terselenggara di Stadion Kapten I Wayan Dipta

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk terus meningkatkan kuota program Satu Keluarga Satu Sarjana di tahun-tahun mendatang.

“Jika pendapatan daerah meningkat, kuota program ini akan bertambah. Saat ini, kami juga tengah mencari sumber pendapatan baru, salah satunya melalui pembangunan Turyapada Tower yang akan dilengkapi fasilitas wisata serta pemanfaatan pemancar oleh stasiun TV dan perusahaan telekomunikasi,” jelas Koster.

Baca juga :  Kopi Arak Jadi Simbol Diplomatik Gubernur Koster dan Menteri Cahill

Gubernur Koster juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam memberikan bagian dari kontribusi pariwisata Bali terhadap devisa negara. Menurutnya, hampir setengah devisa sektor pariwisata nasional disumbangkan oleh Bali.

“Kami optimis Bali akan menjadi prioritas dalam pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur, mengingat peran strategisnya dalam pariwisata nasional,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur Koster mengajak kalangan perguruan tinggi, termasuk Universitas Udayana, untuk aktif berperan dalam pembangunan Bali, baik melalui inovasi riset, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat.

Editor: Agus Pebriana