KPK Periksa Istri Politikus PDIP Ono Surono, Didalami Soal Hasil Penggeledahan di Rumahnya?
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Setyowati Anggraini Saputro yang merupakan istri Politikus PDI Perjuangan, Ono Surono, hari ini. Berdasarkan informasi yang diterima, Setyowati telah hadir memenuhi panggilan KPK sekira pukul 09.56 WIB.
Sedianya, Setyowati dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait kasus dugaan suap ijon proyek Pemkab Bekasi. Diduga, penyidik mendalami keterangan Setyowati ihwal hasil temuan saat menggeledah kediaman Ono Surono, beberapa waktu lalu.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih atas nama SAS Mengurus Rumah Tangga,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui pesan singkatnya, Selasa (7/4/2026).
Diketahui sebelumnya, penyidik KPK menyita uang ratusan juta rupiah saat menggeledah rumah Ketua DPD PDIP Perjuangan Jawa Barat (Jabar), Ono Surono (ONS) di Kota Bandung, pada Rabu, 1 April 2026. Selain itu, penyidik juga menyita dokumen dan barang bukti elektronik dari rumah Ono.
Adapun, penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jabar tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap terkait ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Uang ratusan juta rupiah dan dokumen tersebut diduga berkaitan dengan suap ijon proyek di Pemkab Bekasi.
Kuasa Hukum Ono Surono sekaligus Kepala Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Jabar, Sahali merespons upaya penggeledahan KPK tersebut. Sahali menyebut uang ratusan juta yang disita KPK merupakan milik peserta arisan istri Ono Surono.
“Penyidik ngotot menyita uang 50 juta milik keluarga dan 200 juta milik banyak orang peserta arisan dari istri Ono Surono. Kendati sudah diperlihatkan bukti WA Group arisan kepada penyidik, bahwa uang arisan milik banyak orang, tapi tidak digubris oleh penyidik,” kata Sahali melalui pesan singkatnya, Jumat (3/4/2026).
KPK juga melanjutkan penggeledahan di rumah Ono Surono daerah Indramayu. Dalam penggeledahan di Indramayu, KPK mengamankan sejumlah dokumen.
Reporter: Satrio

Tinggalkan Balasan