DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster akan mengintensifkan program penggunaan keyboard dengan aksara Bali sampai jenjang SMP dan SD. Hal tersebut setelah program tersebut mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kebudayaan.

“Pak Kadis Pendidikan itu Keyboard aksara Bali tolong diteruskan. Programnya itu diintensifkan lagi sampai ke SMP dan SD,”ungkap Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Bulan Bahasa Bali ke-8 Tahun 2026, Sabtu (01/02/2026).

Baca juga :  Koster Akan Perbaiki Jalan Alternatif Akibat Pengalihan Arus Usia Jalan Nasional Jebol

Koster mengatakan keyboard aksara Bali merupakan keyboard satu-satunya di Indonesia yang menggunakan aksara. Hal itu pun diapresiasi oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

“Jadi keyboard itu nggak ada aksara latinya, tapi hanya aksara Bali saja,” terangnya.

Ia pun turut senang karena peserta didik dengan cepat beradaptasi menggunakan keyboard tersebut.

“Ternyata anak-anak kita itu cepat, jago mereka. Bikin ini (dengan menggunakan keyboard bahasa Bali) langsung cepat. Keren merek,” terannya.

Baca juga :  Dihadapan Baleg DPR RI, Koster Jelaskan Sejarah dan Peran Desa Adat di Bali

Di samping mengintensifkan penggunaan keyboard aksara Bali, Koster akan mempercepat implementasi Pergub 80 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Penggunaan Aksara Bali.

Ia mengatakan sejak pergub tersebut diterbitkan, belum semua instansi, fasilitas, toko dan perusahaan tertib menggunakan aksara Bali.

“Banyak yang belum tertib. Padahal ini harus jadi gerakan bersama. Agar aksara Bali tampil di semua ruang. Kalau disemua ruang di Bali menggunakan aksara Bali, tanpa aksara latin. Keren,” terangnya.

Baca juga :  Terkait 'Nasib' Satgas GR, Gung De Datangi Kantor Dinas Pemajuan Masyarakat Adat

Padahal tambahnya, negara-negara yang memiliki aksara seperti Jepang, China, Korea, dan Thailand, merupakan negara dengan peradapan kuat dan saat ini menjadi negara maju.

“Kita (Bali) diwariskan aksara Bali. Lalu kemudian kita tidak tertib menggunakanya, menurut saya kebangetan,” terangnya.

Reporter: Agus Pebriana