DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – I Ketut Putra Ismaya Jaya mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, pada Sabtu (13/5/2023).

Menariknya, di tengah semaraknya proses pendaftaran tersebut, Ismaya menyebutkan dirinya turut diantarkan dengan lima buah pejati (sesaji).

Baca juga :  KPU Bali: Debat di Pilkada Berlangsung 3 Kali

“Lima buah pejati sebagai lambang panca pandawa,” ungkap Jero Mangku Nyoman Tandur yang merupakan tim pemenangan Ketut Ismaya.

Senada, Ketut Ismaya menyebut pejati tersebut adalah lambang kesungguhan untuk kembali berkompetisi di ajang pemilu yang akan digelar tahun 2024 mendatang.

Baca juga :  KPU Bali Nyatakan Kesiapan Menjelang Pemilu 2024

“Saya diantar dengan beberapa pejati, upasaksi kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk ngayah (mengabdi) pada tanah Bali,” ungkapnya.

Pihaknya menegaskan, hal tersebut dilangsungkan guna menghindari adanya kecurangan pada pelaksanaan pemilu nanti.

Baca juga :  KPU Putuskan Ismaya Jaya Tak Lolos Caleg DPD RI

“Tidak ada kecurangan, tidak ada kezaliman. Seperti tulisan di spanduk saya, I Ketut Putra Ismaya Jaya datang untuk ngayah bukan datang untuk dizalimi,” pungkas penggagas Yayasan Ksatria Keris Bali (YKKB) ini.