Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Umumkan Pemenang Lomba Ogoh-ogoh Tahun Caka 1942
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi kedisiplinan para Yowana dan Krama Bali yang secara sukarela tidak melakukan pengarakan ogoh-ogoh pada pengrupukan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1942 akibat merebaknya pandemi COVID-19.
Untuk tidak menghilangkan tradisi yang sudah mendarah daging secara meregenerasi, sesuai hasil masukan dan diskusi Gubernur Bali bersama Bupati /Walikota se-Bali serta Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali pada 23 Maret 2020 lomba ogoh-ogoh tetap digelar. Hal ini dimaksudkan sebagai penghargaan terhadap seni / budaya ogoh-ogoh se-Bali sekaligus ruang kreativitas Yowana dan Krama Bali dalam mendedikasikan semangat keagamaannya melalui kreasi Ogoh-ogoh.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, ditemui di Denpasar, Jumat (23/10) serangkaian pengumuman pemenang Lomba Ogoh-Ogoh Se-Bali Tahun 2020 serangkaian Pengrupukan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1942.
“Lomba Ogoh-ogoh Se-Bali Tahun 2020 ini juga merupakan implementasi dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mencapai Krama Bali yang sejahtera Skala dan Niskala,” jelasnya.
Adapun tahap Pelaksanaan Lomba adalah ogoh – ogoh yang telah dibuat terkait perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1942 dan masih tersimpan dalam kondisi baik dan penilaian lomba ogoh – ogoh dilaksanakan di tempat tanpa parade.
Selanjutnya, tahap pendaftaran peserta lomba yang dilaksanakan tersebut dari tanggal 8 Agustus s/d 11 September 2020 dan setiap Desa Adat diwakili oleh 1 (satu) Ogoh – ogoh.
“Sedangkan penilaian Tingkat Kecamatan untuk menentukan 3 (tiga) terbaik masing-masing Kecamatan dilaksanakan tanggal 15 s/d 25 September 2020. Terbaik Kecamatan akan dilombakan untuk menentukan terbaik I, Il,dan Ill di tingkat Kabupaten/Kota. Penilaian tingkat Kabupaten/ Kota dilaksanakan pada tanggal 10 s/d 20 Oktober 2020,” tambahnya.
Lomba ogoh-ogoh se Bali tahun 2020 diikuti 274 Desa Adat dari 55 kecamatan di Bali (Kecamatan Kubu dan Pupuan tidak mengirimkan peserta). Penetapan pemenang terbaik I, Il dan III tingkat Kabupaten/Kota berdasarkan Berita Acara Pemenang Lomba hasil Pleno Tim Juri masing-masing Kabupaten/Kota.
Setelah dilaksanakan penjurian di masing-masing Kabupaten/ Kota, Gubernur Bali menerbitkan Surat Keputusan Nomor : 486/03-J/HK/2020 Tentang Pemenang Lomba Ogoh-Ogoh Se-Bali Tahun 2020.
Rekapitulasi pemenang Lomba Ogoh-ogoh se-Bali Tahun 2020 di Kabupaten Gianyar, yaitu Terbaik I Peserta dari ST. Purwa Jati Kumara Gana, Banjar Teges Kanginan, Desa Adat Teges Kanginan, Kecamatan Ubud; Terbaik II Peserta dari STT Eka Yowana Canti Banjar Pujung Kaja, Desa Adat Telepud, Kecamatan Tegalalang; dan Terbaik III Peserta dari STT Abra Puspa Banjar Benawah Kangin, Desa Adat Benawah, Kecamatan Gianyar.
Selanjutnya, pemenang di Kabupaten Bangli yaitu Terbaik I Peserta dari STT Kertha Giri Banjar Pekuwon, Desa Adat Cempaga, Kecamatan Bangli; Terbaik II Peserta dari STT Asta Dharma Kerti, Banjar Tiga, Desa Adat Tiga, Kecamatan Susut; dan Terbaik III Peserta dari ST.Kusuma Giri Banjar Surakarma, Desa Adat Kintamani, Kecamatan Kintamani.
Pemenang Lomba di Kabupaten Badung yaitu Terbaik I Peserta dari ST.Widya Dharma, Banjar Tengah, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan; Terbaik II Peserta dari ST.Bhakti Asih, Banjar Teba, Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan; dan Terbaik III Peserta dari ST Tunas Remaja, Banjar Umahanyar, Desa Adat Penarungan, Kecamatan Mengwi.
Rekapitulasi pemenang di Kota Denpasar yaitu Terbaik I Peserta dari STT.Tunas Muda, Banjar Dukuh Mertajati, Desa Adat Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan; Terbaik II Peserta dari STT.Dharma Cita, Banjar Abian Kapas Tengah, Desa Adat Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur; dan Terbaik III Peserta dari STT. Puta Yasa, Banjar Pengiasan, Desa Adat Denpasar, Kecamatan Denpasar Barat.
Selanjutnya, pemenang di Kabupaten Klungkung yaitu Terbaik I Peserta dari ST.Dharma Buana Karya, Banjar Tengah Dusun Kawan, Desa Adat Tohpati, Kecamatan Banjarangkan; Terbaik II Peserta dari STT. Giri Mekar Sari Banjar Sulang, Desa Adat Sulang, Kecamatan Dawan; dan Terbaik III Peserta dari ST.Panji Saraswati, Banjar Budaga, Desa Adat Budaga, Kecamatan Klungkung.
Sementara di Kabupaten Buleleng yaitu Terbaik I Peserta dari STT.Cruti Widya Sesana, Banjar Adat Pucaksari, Desa Adat Pucaksari, Kecamatan Busung Biu; Terbaik II Peserta dari STT.Kusa Ananta, Banjar Dinas Ambengan, Desa Adat Banjar, Kecamatan Banjar; dan Terbaik III Peserta dari STT Abhirama Devari, Banjar Adat Liligundi, Desa Adat Buleleng, Kecamatan Buleleng.
Pemenang di Kabupaten Karangasem yaitu Terbaik I Peserta dari STT. Anom Darsana, Banjar Kodok Darsana, Desa Adat Karangasem, Kecamatan Karangasem; Terbaik II Peserta dari STT. Sorpa, Banjar Kayu Putih, Desa Adat Bebandem, Kecamatan Bebandem; dan Terbaik III Peserta dari ST Eka Buana Bina Ratra, Banjar Sidakarya, Desa Adat Tabola, Kecamatan Sidemen.
Sedangkan di Kabupaten Tabanan yaitu Terbaik I Peserta dari STT Puspa Kencana, Banjar Baturiti Tengah, Desa Adat Bale Agung, Kecamatan Kerambitan; Terbaik II Peserta dari STT.Dharma Putra, Banjar Batunya, Desa Adat Batunya, Kecamatan Baturiti; dan Terbaik III Peserta dari STT Tri Tunggal Sari, Banjar Antap Dajan Sema, Desa Adat Antap Kaja, Kecamatan Selemadeg.
Pemenang di Kabupaten Jembrana yaitu Terbaik I Peserta dari ST. Darma Kerthi, Banjar Cepaka, Desa Adat Pangyangan, Kecamatan Pekutatan; Terbaik II Peserta dari STT Satrya Tri Tunggal, Banjar Tibutanggang, Desa Adat Giri Utama, Kecamatan Mendoyo; dan Terbaik III Peserta dari STT Eka Cita, Banjar Menega Desa Adat Dauh Waru, Kecamatan Jembrana. (*/sin)

Tinggalkan Balasan