DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Pitenget Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang yang dipusatkan di kawasan Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (5/9).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Selain persembahyangan bersama, rangkaian perayaan Tumpek Uye juga diisi dengan vaksinasi rabies dan sterilisasi hewan peliharaan secara gratis bagi masyarakat.

Tumpek Uye yang jatuh pada Saniscara Kliwon, Wuku Uye menjadi momentum bagi umat Hindu untuk memuliakan dan menghormati keberadaan hewan sebagai bagian dari ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Perayaan ini sekaligus menjadi pengingat bagi manusia untuk menjaga keharmonisan dengan alam dan seluruh makhluk hidup.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan Tumpek Uye memiliki makna penting dalam kehidupan umat Hindu. Menurutnya, penghormatan terhadap hewan tidak hanya diwujudkan melalui persembahyangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

“Melalui Tumpek Uye, kita diingatkan untuk menghormati dan menyayangi seluruh makhluk ciptaan Tuhan. Vaksinasi rabies gratis yang dilaksanakan hari ini juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan sekaligus bagian dari upaya bersama dalam mencegah penyebaran rabies,” ujar Jaya Negara.

Ia berharap pelaksanaan vaksinasi rabies yang bertepatan dengan Tumpek Uye dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam memelihara hewan peliharaan. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemkot Denpasar dalam mendukung kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

Sementara itu, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan bahwa vaksinasi rabies gratis merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar. Namun, pelaksanaan kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Rahina Tumpek Uye.

“Vaksinasi rabies gratis sudah sering kita laksanakan. Hari ini menjadi spesial karena bertepatan dengan Tumpek Uye, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari semangat memuliakan hewan,” jelas Eddy Mulya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi “otonan” bagi hewan peliharaan yang dibawa masyarakat.

Usai mengikuti prosesi tersebut, hewan peliharaan mendapatkan pelayanan vaksinasi rabies secara gratis yang dilaksanakan di jaba Pura Agung Jagatnatha. Masyarakat juga memperoleh pelayanan sterilisasi hewan peliharaan sesuai dengan ketentuan dan layanan yang tersedia.

Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, menjelaskan bahwa Tumpek Uye bukan sekadar momentum untuk memuliakan hewan sebagai bagian dari Bhuwana Agung, tetapi juga menjadi sarana penyucian diri manusia atau Bhuwana Alit dari sifat-sifat kebinatangan.

“Makna Tumpek Uye sangat luas. Kita diajak untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara manusia, alam, serta seluruh makhluk hidup. Karena itu, kegiatan vaksinasi rabies ini sangat relevan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Tumpek Uye,” ungkapnya.

Perayaan Tumpek Uye di Kota Denpasar diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap hewan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian, nilai-nilai keharmonisan antara manusia, alam, dan seluruh makhluk hidup dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.