SUMENEP, DIKSIMERDEKA.COM – Kepanikan melanda KM Mutiara Sentosa 2 setelah kapal penumpang rute Surabaya–Makassar itu terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8) pagi. Kobaran api yang melahap bagian kabin dan lambung kapal memaksa ratusan penumpang berhamburan ke geladak sambil mengenakan jaket pelampung menunggu proses penyelamatan.

Video yang beredar memperlihatkan asap hitam pekat membumbung tinggi dari badan kapal. Teriakan meminta pertolongan terdengar di tengah kepanikan para penumpang yang berharap tim SAR segera tiba di lokasi.

Berdasarkan informasi awal, insiden diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB. Kapal diketahui bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan dijadwalkan tiba di Makassar pada Senin (3/8).

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Azwar Anas mengatakan proses evakuasi langsung dilakukan dengan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga :  BREAKING! Ali Khamenei Dikonfirmasi Gugur, Trump Klaim Operasi Sukses – Iran Membara!

“Informasi terkini yang kami dapatkan dari Stasiun Radio Pantai Masalembu maupun Kalianget, evakuasi dilakukan oleh sekitar tiga sampai empat kapal yang membantu di lapangan,” ujarnya saat diwawancarai Metro TV.

Menurut Azwar, hingga sekitar pukul 11.00 WIB sebagian besar penumpang telah berhasil dievakuasi.

“Kondisi terakhir sekitar jam 11.00 tadi, kurang lebih tinggal 40 orang yang belum dievakuasi. Kemungkinan setelah itu proses evakuasi sudah selesai dilaksanakan,” katanya.

Data awal yang diterima KSOP menyebut kapal mengangkut sekitar 180 penumpang serta 47 awak kapal. Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara karena pihak berwenang masih menunggu data manifest resmi dari operator kapal.

“Belum, masih informasi awal. Belum ada berita resmi atau manifest yang bisa kami sampaikan,” ujar Azwar.

Ia juga mengungkapkan hingga siang hari pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai kondisi kesehatan para korban yang telah berhasil dievakuasi.

Baca juga :  Ledakan Guncang Lviv, Polisi Wanita Tewas Saat Rusia Hujani Ukraina 50 Rudal

“Saat ini belum ada laporan yang kami terima, jadi kami belum mengetahui kondisi riil para korban,” katanya.

Kapal Penolong Dikerahkan

Proses penyelamatan melibatkan beberapa kapal yang kebetulan berada di sekitar lokasi kebakaran.

Salah satu kapal yang sempat berusaha mendekat dilaporkan mengalami kendala, sehingga proses evakuasi kemudian dibantu kapal lain, termasuk TBN 26 dan sejumlah kapal yang melintas di sekitar perairan utara Sumenep.

Selain itu, Basarnas Surabaya juga telah mengerahkan dua kapal penyelamat menuju lokasi.

Sementara itu, kapal milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) diberangkatkan dari Panarukan untuk memperkuat operasi penyelamatan.

Menurut Azwar, lokasi kebakaran berada sekitar tiga jam pelayaran dari pelabuhan terdekat, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu lebih lama.

Baca juga :  Gunung Dukono Meletus Dahsyat, 3 Pendaki Tewas dan 10 Hilang

Korban Akan Dibawa ke Kalianget

Berdasarkan rencana awal, seluruh korban yang berhasil dievakuasi akan dibawa menuju Pelabuhan Kalianget, karena lokasinya menjadi titik sandar terdekat dari lokasi kebakaran.

Di pelabuhan tersebut para korban akan menjalani pendataan sekaligus pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan atau mendapatkan penanganan lebih lanjut apabila diperlukan.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih belum diketahui.

Pihak KSOP mengaku masih mengalami keterbatasan komunikasi langsung dengan tim di lapangan karena informasi yang diterima sejauh ini berasal dari Stasiun Radio Pantai (SROP) yang terus memantau jalannya operasi penyelamatan.

Otoritas pelayaran bersama Basarnas, KPLP, dan instansi terkait masih terus melakukan proses evakuasi sekaligus mengumpulkan informasi mengenai penyebab kebakaran serta memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan. Situasi di lokasi masih terus berkembang.