DIKSIMERDEKA.COM NEW YORK IPO SK Hynix mencatat sejarah baru di pasar modal Amerika Serikat. Produsen chip memori asal Korea Selatan itu berhasil menghimpun dana sebesar US$26,5 miliar atau sekitar Rp478,2 triliun (kurs Rp18.045,30 per dolar AS) melalui pencatatan saham di Nasdaq. Nilai tersebut menjadikannya sebagai penawaran saham perusahaan asing terbesar sepanjang sejarah di Amerika Serikat.

Dilansir BBC, Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa euforia industri kecerdasan buatan (AI) belum mereda. Sebagai salah satu pemasok utama chip memori untuk Nvidia, SK Hynix berada di posisi strategis untuk menikmati lonjakan permintaan perangkat keras AI yang terus meningkat di seluruh dunia.

Pecahkan Rekor di Wall Street

Dalam aksi korporasi tersebut, SK Hynix menjual 177,9 juta American Depositary Shares (ADS) dengan harga US$149 atau sekitar Rp2,69 juta per lembar.

Saham perusahaan dijadwalkan mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada Jumat waktu setempat.

Minat investor terhadap penawaran ini sangat tinggi. Permintaan tercatat mencapai lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan jumlah saham yang ditawarkan. Kondisi itu memperlihatkan besarnya kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis SK Hynix di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca juga :  AI OpenClaw Diserbu Pengguna, Pakar UGM Ingatkan Risiko Kebocoran Data

Ledakan AI Dongkrak Nilai Perusahaan

Kinerja SK Hynix melesat seiring meningkatnya kebutuhan chip memori berperforma tinggi yang digunakan untuk melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan.

Pada Mei lalu, kapitalisasi pasar perusahaan di Korea Selatan menembus US$1 triliun atau sekitar Rp18.045,3 triliun.

Sepanjang tahun ini, harga saham SK Hynix telah melonjak lebih dari tiga kali lipat. Lonjakan tersebut ikut mengangkat indeks utama Kospi yang menguat lebih dari 70 persen dalam periode yang sama.

Fenomena itu memperlihatkan bagaimana revolusi AI tidak hanya menguntungkan perusahaan pengembang perangkat lunak, tetapi juga produsen semikonduktor yang memasok infrastruktur komputasi.

Pemasok Penting Nvidia

SK Hynix merupakan salah satu produsen chip memori terbesar di dunia sekaligus pemasok utama bagi Nvidia, perusahaan yang saat ini mendominasi pasar chip AI global.

Meningkatnya investasi perusahaan teknologi dalam pembangunan pusat data AI membuat permintaan terhadap produk SK Hynix terus melonjak.

Baca juga :  Heli Tempur Cobra Korsel Nyungsep Saat Latihan, Dua Awak Tewas di Gapyeong

Dalam beberapa bulan terakhir, saham perusahaan semikonduktor lain seperti Samsung Electronics dan Micron Technology juga mengalami kenaikan tajam berkat tren yang sama.

Nasdaq Buka Akses ke Investor Global

Profesor Keuangan Universitas Nasional Seoul, Jaewon Choi, menilai pencatatan saham di Nasdaq memberi SK Hynix akses lebih luas terhadap investor internasional.

Menurutnya, pasar modal Amerika menawarkan likuiditas yang jauh lebih besar dibandingkan Korea Selatan sehingga perusahaan memiliki peluang memperoleh pendanaan dalam jumlah lebih besar.

Selain itu, IPO SK Hynix juga menjadi indikator penting untuk mengukur apakah optimisme investor terhadap sektor chip memori masih akan terus berlanjut.

Dukung Investasi Industri Chip Korea

Pemerintah Korea Selatan diperkirakan akan memanfaatkan momentum tersebut untuk mempercepat pembangunan industri semikonduktor nasional.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan rencana investasi lebih dari US$880 miliar atau sekitar Rp15.879,9 triliun bersama SK Hynix dan Samsung Electronics guna memperkuat ekosistem produksi chip serta pengembangan teknologi AI.

Baca juga :  Trump Pangkas Latihan Militer AS-Korsel, Padahal Pasukan Korut Makin Teruji di Perang Ukraina

Dana hasil pencatatan saham di Amerika diyakini akan membantu perusahaan mendanai berbagai proyek strategis tersebut.

Tetap Ada Risiko

Meski membawa manfaat besar, pencatatan di Nasdaq juga menyimpan tantangan.

Profesor Bisnis Universitas Hanyang, Yun Youngjin, mengingatkan bahwa sebagian investor Korea Selatan bisa saja memindahkan dananya ke pasar Amerika Serikat sehingga berpotensi mengurangi likuiditas di bursa domestik.

Namun, ia menilai manfaat jangka panjang dari akses terhadap modal global masih jauh lebih besar dibandingkan risikonya.

Industri AI Masih Jadi Magnet Investor

Keberhasilan IPO SK Hynix semakin menegaskan bahwa industri AI masih menjadi sektor paling menarik bagi investor global.

Sebelumnya, perusahaan-perusahaan teknologi AI juga sukses menggalang dana dalam jumlah besar melalui pasar modal. Pengembang AI seperti Anthropic dan OpenAI bahkan disebut tengah menyiapkan langkah menuju bursa dengan valuasi yang diperkirakan melampaui US$1 triliun.

Dengan pencapaian tersebut, SK Hynix kini bergabung bersama perusahaan teknologi bernilai lebih dari US$1 triliun, sejajar dengan Nvidia, Apple, Microsoft, Alphabet, dan Samsung Electronics.