DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan empat Program Strategis Nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berhenti sebagai target administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bali memperkuat koordinasi lintas pemerintahan agar pelaksanaan setiap program berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

Komitmen tersebut ditegaskan Koster saat memimpin Rapat Koordinasi di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Senin (6/7/2026). Rapat diikuti perangkat daerah terkait untuk membahas percepatan pelaksanaan empat program prioritas nasional, yakni Digitalisasi Bantuan Sosial, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca juga :  Tak Hanya Fokus Penanganan Covid-19, OPD Diminta Beri Perhatian pada Program Prioritas

Menurut Koster, keberhasilan program nasional tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh kemampuan pemerintah memastikan kebijakan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah Provinsi Bali siap bersinergi dan mengoptimalkan koordinasi dengan pemerintah pusat serta seluruh pemerintah kabupaten/kota agar setiap Program Strategis Nasional dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Koster.

Ia menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah akan bergerak secara terpadu agar implementasi program berlangsung efektif, akuntabel, dan saling terintegrasi. Sinergi antarpemerintah, menurutnya, menjadi faktor penting agar kebijakan nasional mampu diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

Baca juga :  Akselerasi Program Prioritas, Gubernur Koster Dorong Birokrasi Bekerja Luar Biasa

Dalam rapat tersebut, masing-masing program dibahas secara komprehensif. Digitalisasi bantuan sosial diarahkan untuk memperkuat transparansi sekaligus memastikan bantuan diterima oleh penerima yang berhak. Program Makan Bergizi Gratis dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Sementara itu, Program Sekolah Rakyat diharapkan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga :  Akselerasi Program Prioritas, Gubernur Koster Dorong Birokrasi Bekerja Luar Biasa

Bagi Pemerintah Provinsi Bali, pelaksanaan keempat program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.

Melalui rapat koordinasi ini, Bali menegaskan posisinya sebagai mitra aktif pemerintah pusat dalam mengawal implementasi Program Strategis Nasional. Fokusnya bukan sekadar memenuhi target pelaksanaan, tetapi memastikan setiap kebijakan menghadirkan manfaat nyata, memperluas akses layanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.