DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer menilai penyediaan rumah layak bagi masyarakat masih berjalan lebih lambat dibanding kebutuhan yang terus meningkat setiap tahun. Karena itu, ia mendorong Perum Perumnas memperkuat sinergi dengan Danantara agar pembangunan hunian rakyat dapat dipercepat melalui optimalisasi aset negara dan penguatan pembiayaan.

Usulan tersebut disampaikan Demer dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Perum Perumnas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Menurutnya, kehadiran Danantara membuka peluang baru bagi BUMN untuk berkolaborasi dalam mempercepat pembangunan perumahan nasional.

Demer menegaskan bahwa penyediaan hunian merupakan amanat konstitusi yang harus dipenuhi negara. Karena itu, pemerintah perlu memanfaatkan seluruh instrumen yang tersedia agar masyarakat memperoleh akses terhadap rumah yang layak, berkualitas, dan terjangkau.

“Saya melihat sekarang ini dengan adanya Danantara, konsolidasi keuangan maupun konsolidasi program dapat berjalan lebih baik. Saya ingin mengetahui apakah Perumnas sudah melakukan konsultasi atau koordinasi dengan Danantara terkait peluang kerja sama tersebut,” ujar Demer.

Baca juga :  Korupsi APD Covid, Aktivis Ungkap 3 Fakta yang Bisa Bikin GSL Tersangka

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, Danantara memiliki potensi besar dalam mengelola aset-aset negara yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, aset tersebut dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan kawasan perumahan rakyat sehingga proses pengadaan lahan tidak lagi menjadi kendala utama.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 dan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 mengenai penertiban kawasan dan tanah terlantar. Regulasi tersebut dinilai menjadi dasar hukum yang kuat untuk memanfaatkan lahan negara bagi kepentingan publik, termasuk pembangunan perumahan.

Menurut Demer, apabila lahan-lahan yang selama ini tidak produktif dapat diserahkan kepada Perumnas, perusahaan pelat merah tersebut akan memiliki ruang gerak yang jauh lebih besar dalam mempercepat pembangunan rumah rakyat.

Baca juga :  Gde Sumarjaya Linggih: Koperasi Merah Putih dan Pasar Tradisional Bali Harus Tumbuh Bersama

“Kalau lahan-lahan tersebut dapat diserahkan kepada Perumnas, tentu akan semakin memudahkan Perumnas untuk bergerak lebih cepat dalam menyediakan hunian yang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Demer menilai persoalan perumahan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata. Kawasan hunian yang dibangun juga harus terintegrasi dengan infrastruktur pendukung agar memiliki nilai ekonomi tinggi dan benar-benar diminati masyarakat.

Karena itu, ia meminta adanya koordinasi yang lebih erat antara Perumnas dengan kementerian maupun lembaga terkait, terutama dalam pembangunan jalan tol, jaringan transportasi massal, bandara, hingga stasiun kereta api. Menurutnya, kawasan yang memiliki akses transportasi memadai akan berkembang lebih cepat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjawab backlog perumahan nasional yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Dengan dukungan pembiayaan yang lebih kuat dan pemanfaatan aset negara secara optimal, target penyediaan rumah rakyat dinilai lebih realistis untuk dicapai.

Baca juga :  Ada 78 Koperasi Merah Putih di Bali, DPR Soroti Model Bisnis

Selain mempercepat pembangunan, Demer berharap sinergi Perumnas dan Danantara juga mampu menghadirkan model pembiayaan yang lebih efisien sehingga harga rumah tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurutnya, keberhasilan program perumahan tidak hanya diukur dari jumlah unit yang dibangun, tetapi juga dari kemudahan masyarakat memperoleh akses kepemilikan rumah yang layak.

Demer optimistis, apabila kolaborasi antar-BUMN didukung regulasi yang tepat serta koordinasi lintas kementerian berjalan efektif, penyediaan hunian rakyat akan semakin cepat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Ia pun berharap Perumnas dapat memanfaatkan momentum penguatan sinergi bersama Danantara untuk menghadirkan kawasan hunian yang modern, terjangkau, dan terintegrasi dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.