Pegiat Kebudayaan Hidupkan Jejak Tarumanagara Lewat Sekolah Aksara di Bogor
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pegiat kebudayaan Lingga Dharmananda Siana menginisiasi program Sekolah Aksara bersama para pelajar di SMP IT Albakriatul Mudassirin dan SDN 1 Batutulis, Kabupaten Bogor, sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah dan peradaban Nusantara.
Program ini terlaksana melalui dukungan Dana Indonesiana, LPDP, dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam skema pendayagunaan ruang publik.
Kegiatan ini mengangkat sejarah kawasan Ciaruteun yang memiliki keterkaitan erat dengan Prasasti Ciaruteun, peninggalan Kerajaan Tarumanagara yang ditulis menggunakan Aksara Pallawa, sebagai salah satu bukti berkembangnya tradisi literasi Nusantara sejak masa lampau.

Menurut Lingga, generasi muda perlu memahami bahwa Indonesia telah memiliki tradisi ilmu pengetahuan dan peradaban besar jauh sebelum lahirnya bangsa modern hari ini.
“Aksara Pallawa membuktikan bahwa leluhur Nusantara telah membangun tradisi intelektual yang tinggi sejak berabad-abad lalu. Sekolah Aksara hadir untuk mengingatkan bahwa sejarah bukan sekadar masa lalu, tetapi fondasi penting untuk membangun masa depan bangsa,” ujar Lingga.
Ia menegaskan pelestarian budaya tidak cukup hanya menjaga situs sejarah, tetapi juga memastikan anak muda memahami nilai peradaban yang diwariskan leluhur.
“Kebudayaan tidak boleh berhenti di museum atau buku sejarah. Ketika anak muda mengenal akar peradabannya sendiri, di situlah identitas bangsa tetap hidup dan tidak hilang ditelan zaman,” kata Lingga.
Melalui program ini, Lingga berharap sekolah dan ruang publik dapat menjadi medium pembelajaran sejarah yang menghubungkan generasi muda dengan akar budaya serta perjalanan panjang peradaban Indonesia.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan