Bulan Bung Karno, Rumah Kebangsaan Gelar Tirta Yatra Doakan Persatuan Bangsa
DIKSIMERDEKA.COM – Di tengah dinamika sosial-politik bangsa yang terus bergerak, Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Pasraman Satyam Eva Jayate menggelar doa kebangsaan melalui rangkaian Tirta Yatra dalam momentum Bulan Bung Karno 2026.
Kegiatan spiritual tersebut dilaksanakan pada 20 Juni 2026 dengan melibatkan para mahasiswa, menempuh sejumlah pura lintas Bali dan Jawa Timur sebagai simbol penguatan nilai persatuan dan kebangsaan.
Adapun rangkaian Tirta Yatra dimulai dari Pura Pengayengan (Pesimpangan Rambut Siwi) di Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Perjalanan kemudian berlanjut ke Pura Agung Blambangan di Desa Tombokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Selanjutnya rombongan melanjutkan persembahyangan di Pura Situs Kawitan yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Pura Luhur Giri Salaka di Alas Purwo, Pura Bhuvana Kertha di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, serta ditutup di Pura Medang Kemulan di Desa Mondoluku, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.
Ketua Umum Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Pasraman Satyam Eva Jayate, Ketut Udi Prayudi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk refleksi kebangsaan sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa.
Menurutnya, Bulan Bung Karno menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa.
“Melalui Tirta Yatra ini, kami bersama mahasiswa mendoakan para pahlawan bangsa sekaligus memohon agar Indonesia dijauhkan dari segala bentuk perselisihan dan perpecahan,” kata Udi dalam keterangan persnya, Kamis (25/6/2026).
Ia mengatakan doa kebangsaan itu juga ditujukan agar Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan ke depan.
Selain itu, pihaknya juga mendoakan agar para pemimpin bangsa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah untuk membawa kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Harapan kami, bangsa ini tetap kokoh dalam persatuan, tetap kuat dalam keberagaman, dan mampu menjaga cita-cita besar para pendiri bangsa,” ujarnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan