DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 di Puri Nusa Indah, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet pelajar terbaik yang akan mewakili Bali pada tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Wesnawa Punia menegaskan bahwa O2SN tidak hanya menjadi kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga sarana membentuk karakter, sportivitas, dan jiwa kompetitif generasi muda. Menurutnya, pembinaan atlet usia sekolah harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Baca juga :  Pemprov Bali Evaluasi Kinerja Disdikpora 2025 untuk Penguatan SDM Unggul dan Berdaya Saing

“O2SN merupakan wadah untuk mengukur hasil pembinaan olahraga di sekolah sekaligus menjaring atlet-atlet pelajar terbaik Bali yang nantinya akan mewakili daerah pada ajang tingkat nasional. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini membentuk karakter, disiplin, dan semangat sportivitas para peserta,” ujar Wesnawa Punia.

Pelaksanaan O2SN Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juni 2026. Selain menjadi tolok ukur pembinaan olahraga di sekolah, ajang ini juga bertujuan meningkatkan mutu pendidikan melalui olahraga sekaligus memperkuat budaya kompetisi yang sehat di kalangan peserta didik.

Baca juga :  Kadis Dikpora Bali Terima Audiensi SMA Negeri 9 Denpasar, Perkuat Sinergi Pendidikan Menengah

Sebanyak 77 atlet pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Bali ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka akan bertanding pada lima cabang olahraga, yakni atletik yang diikuti 18 peserta, bulu tangkis 16 peserta, renang 16 peserta, pencak silat 16 peserta, serta panjat tebing yang diikuti 11 peserta.

Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan dan objektivitas pertandingan, Disdikpora Provinsi Bali melibatkan 125 dewan juri, masing-masing sebanyak 25 orang pada setiap cabang olahraga yang dipertandingkan. Kehadiran para juri profesional diharapkan mampu menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama Bali di tingkat nasional.

Baca juga :  Disdikpora Bali Satukan Langkah Kepala Sekolah, Sosialisasikan Pergub Tambahan Penghasilan ASN

Melalui penyelenggaraan O2SN 2026, Pemerintah Provinsi Bali berharap pembinaan olahraga prestasi di jenjang pendidikan menengah semakin berkembang. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus mengharumkan nama Bali di kancah nasional.