DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 didorong memanfaatkan jasa influencer dan YouTuber untuk memperluas promosi ke berbagai daerah di Indonesia.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan animo masyarakat sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan domestik yang belakangan mengalami perlambatan ke pulau Dewata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Rai Surya Wijaya mengatakan promosi PKB tidak cukup hanya dilakukan di Bali. Menurut dia, promosi harus menjangkau pasar-pasar wisatawan potensial di berbagai daerah Indonesia.

Baca juga :  PKB XLVII Resmi Dibuka, Duta Denpasar Tampilkan Ngerebong

“Promosi bisa dilakukan melalui influencer dan YouTuber nasional sehingga jangkauannya lebih luas. Selain itu juga perlu dilakukan sales mission ke daerah-daerah potensial. Tidak boleh malas promosi,” kata Rai.

Menurut dia, Pesta Kesenian Bali memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik karena menawarkan beragam atraksi seni dan budaya, tidak hany khas Bali, namun juga budaya luar daerah, dan mancanegara.

Terlebih, tambahnya penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali yang selalu digelar bertepatan dengan masa liburan sekolah menjadi momentum dapat menarik wisatawan untuk berlibur ke Bali sambil menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan selama gelaran PKB.

Baca juga :  Sambut Pesta Kesenian Bali, Disbud Denpasad Persiapan Sekehe Terbaik

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, PKB juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM) melalui pameran produk ekonomi kreatif.

“Kalau promosi dilakukan lebih luas, tentu akan meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk datang ke Bali dan menyaksikan langsung PKB,” ujarnya.

Pesta Kesenian Bali ke-48 dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026. Pemerintah Provinsi Bali akan melibatkan 20.929 seniman dalam ajang budaya tahunan tersebut.

Baca juga :  Gubernur Koster Apresiasi Semangat Seniman Muda Perempuan di PKB

Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ida Bagus Alit Suryana mengatakan PKB 2026 mengusung tema Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha, yang dimaknai sebagai pemuliaan jiwa manusia menuju kehidupan yang paripurna, jernih, dan suci.

Selama hampir satu bulan pelaksanaan, PKB akan menghadirkan 10 agenda utama, mulai dari Peed Aya atau pawai pembukaan hingga berbagai pertunjukan seni, pameran, lomba, dan forum kebudayaan yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Bali.

Reporter: Agus Pebriana