DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Sebagai duta Kota Denpasar dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48, Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja tengah memantapkan persiapan.

Hal tersebut terlihat saat Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara, di Jaba Tengah Pura Pasek, Sabtu (2/5/2026).

Koordinator Sekaa, I Made Kristi Artawan mengatakan seluruh anggota sekaa terus mematangkan latihan guna memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kota Denpasar pada ajang seni budaya tahunan terbesar di Bali tersebut.

Baca juga :  Ny Putri Koster: PKB Adalah Ajang Eksklusif IKM, Tonjolkan Produk-produk Primer

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara Putra, serta Tim Konsultan Seni Kota Denpasar.

Baca juga :  Gubernur Koster Rela Kehujanan Saksikan Penampilan Gong Kebyar Wanita

Tim Konsultan Seni Kota Denpasar, I Nyoman Astita menyampaikan bahwa bangkitnya kembali seni palegongan di Banjar Wangaya Kaja menjadi kebanggaan tersendiri.

Tahun ini, Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara mendapat kesempatan tampil sebagai duta Kota Denpasar di PKB XLVIII.

“Olah rasa sudah masuk secara struktur pada tabuh palegongan. Tinggal bagaimana mengekspresikan pembawaan tabuh dan penampilan nanti agar bisa maksimal saat tampil di PKB,” ujar Nyoman Astita.

Baca juga :  Saksikan ! Mahasiswa ITB STIKOM Bali Pentaskan Labuh Gentuh dalam Pawai PKB ke-44

Sementara itu, Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada para penabuh, penari, pembina, dan koordinator sekaa yang telah melaksanakan pembinaan secara serius dan berkesinambungan.

“Komitmen para seniman muda dalam menjaga warisan seni tradisi menjadi kekuatan penting bagi Kota Denpasar dalam mempertahankan identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman,” ujar Jaya Negara.

Editor: Agus Pebriana