Pemkot Denpasar Gelar Lomba Foto dan Video Kreatif 2026, Jadi Ruang Ekspresi Sineas Muda
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dengan menggelar Lomba Foto, Video dan Pameran Kreatif Denpasar 2026. Kegiatan tersebut mendapat sambutan tinggi dari para fotografer dan sineas yang menampilkan berbagai karya visual kreatif bertema budaya, pariwisata, kehidupan masyarakat hingga UMKM Kota Denpasar.
Pameran dan penyerahan penghargaan dilaksanakan di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang, Rabu (27/5/2026). Sebanyak 50 karya foto terbaik serta video kreatif para pemenang dipamerkan dan diputar selama kegiatan berlangsung.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, A.A Ngurah Mahendra Putra mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem industri kreatif yang produktif dan berkelanjutan di Kota Denpasar.

“Melalui karya foto dan video, kami ingin memperlihatkan wajah Denpasar yang dinamis, kreatif, dan tetap berakar pada budaya,” ujar Ngurah Mahendra saat membuka Pameran Foto Denpasar Kreatif 2026.
Menurutnya, subsektor fotografi dan perfilman saat ini berkembang cukup pesat. Karena itu, pemerintah hadir memberikan ruang apresiasi sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta kreatif baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ngurah Mahendra menjelaskan, seluruh karya peserta telah melalui proses kurasi dan penilaian ketat oleh dewan juri yang terdiri dari fotografer profesional, media, sineas, akademisi, hingga praktisi industri kreatif. Tingginya antusiasme peserta dinilai menjadi indikator semakin tumbuhnya minat masyarakat terhadap industri kreatif visual.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring antar pelaku kreatif sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata Kota Denpasar melalui konten visual yang inspiratif dan berkualitas.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap ekosistem ekonomi kreatif di Denpasar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kota,” katanya.
Salah seorang juri lomba foto, Aji Maharesi, mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar yang telah menyediakan ruang kreatif bagi para fotografer dan sineas lokal. Ia menyebut proses penjurian berlangsung sangat ketat mengingat kualitas karya peserta yang cukup kompetitif.
“Dari 350 karya yang masuk, kemudian diseleksi menjadi 100, lalu 80, hingga tersisa 50 karya terbaik untuk dipamerkan sebelum akhirnya dipilih para juara,” jelasnya.
Aji menilai tantangan terbesar fotografer justru saat menentukan karya terbaik yang akan diikutsertakan dalam lomba. Menurutnya, kemenangan bukan tujuan utama, melainkan bonus dari proses kreatif yang terus diasah.
“Teruslah berkarya dan terus mencoba. Yang paling penting adalah ketelitian dalam membaca tema dan memahami aturan lomba,” ujarnya.
Adapun juara lomba foto Denpasar Kreatif 2026 diraih Ady Tri Sasmita sebagai Juara I melalui karya berjudul Harmoni Warna Tradisi. Juara II diraih Edy Gautama dengan karya Denyut Sunyi Dibalik Gemerlap, sedangkan Juara III diraih Anom Harya lewat karya Sunrisean di Sanur.
Sementara Juara Harapan I diraih Imam Asadi dengan karya City Light and Riverside Vibes, Juara Harapan II diraih Aida Wimala Pradipta melalui karya Mengembangkan Hobi Sang Anak, dan Juara Harapan III diraih Windhu Wijaya lewat karya Bicara Lewat Pahat dan Tekad.
Pada kategori video kreatif, Juara I diraih Elyza Saipa dengan karya Denpasar Hari Ini. Juara II diraih I Made Wesa Utama melalui karya Denpasar, Harmoni Kriya & Rasa, sedangkan Juara III diraih I Komang Darma Susila dengan karya The Touch Of Denpasar.
Untuk Juara Harapan I diraih I Made Pasek Oka Wiradana melalui karya The Creative Pulse of Bali’s Capital, Juara Harapan II diraih Gede Arya Putra Purnawan lewat karya Threads Of Now, dan Juara Harapan III diraih I Gede Andyka Putra dengan karya Tan Luntur.
Pameran Foto dan Video Kreatif
Denpasar 2026 akan berlangsung hingga 7 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang dan terbuka untuk masyarakat umum.

Tinggalkan Balasan