DIKSIMERDEKA.COM WASHINGTON Ketegangan global makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan serangan keras kepada negara-negara Eropa yang menolak ikut dalam konflik melawan Iran.Dalam pernyataannya di media sosial, Trump bahkan menyindir Eropa agar mencari minyak sendiri, Rabu (1/4/2026).


” Ambil sendiri minyak kalian.” katanya.

Pernyataan ini langsung mengguncang pasar global dan mendorong harga minyak kembali melonjak.

Selat Hormuz Jadi Titik Panas Dunia

Trump juga menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga Selat Hormuz bukan lagi urusan Amerika.

“Itu bukan tugas kami… itu tanggung jawab siapa pun yang menggunakan selat tersebut.” ujar Trump dilansir dari The Guardian.

Baca juga :  Siapa Mojtaba Khamenei? Putra Ali Khamenei yang Kini Memimpin Iran

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia, sehingga setiap gangguan langsung berdampak pada harga energi global.

Eropa Mulai Melawan

Sejumlah negara Eropa mulai mengambil sikap. Prancis dilaporkan menolak pesawat Israel yang membawa senjata melintas di wilayah udaranya.

Italia bahkan menolak izin pendaratan pesawat militer AS di Sisilia. Sementara Spanyol secara tegas menolak penggunaan pangkalan militernya. Kami tidak menerima ceramah dari siapa pun,” kataMenteri Pertahanan Spanyol.

Trump Tekan Inggris dan Sekutu

Trump juga menyindir Inggris yang tidak ikut serta dalam konflik.

Ia bahkan mendorong negara-negara tersebut untuk mengambil langkah ekstrem:

Baca juga :  Harga BBM AS Tembus Rekor Tertinggi Sejak 2022, Efek Gejolak Selat Hormuz

“Kumpulkan keberanian kalian, pergi ke selat itu, dan ambil saja,” ujarnya.

Pernyataan ini dinilai berisiko tinggi dan berpotensi memperluas konflik.

Dampak Global: Harga Minyak dan Ekonomi Terguncang

Konflik ini telah menewaskan lebih dari 3.000 orang dan memicu ketidakpastian global.

Harga BBM di Amerika bahkan menembus USD 4 per galon, tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Sementara itu, harga minyak dunia sempat turun ke bawah 104 dolar per barel setelah muncul sinyal negosiasi dari Iran.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan:

“Iran memiliki keinginan untuk mengakhiri perang,” katanya seperti yang dilansir dari The Guardian

Baca juga :  Damai Sudah di Depan Mata, Trump Malah Picu Ketegangan Baru di Perang Iran

Namun, ia menegaskan bahwa hal itu hanya bisa terjadi jika ada jaminan konflik tidak terulang.

Trump: Perang Segera Berakhir?

Trump mengklaim operasi militer AS akan segera berakhir dalam dua hingga tiga minggu.

(Perang ini akan segera berakhir,” kata Trump

Namun hingga kini, belum ada kepastian bagaimana konflik tersebut akan benar-benar dihentikan.

Dunia di Ambang Krisis Energi

Ketegangan di Timur Tengah kini menjadi ancaman serius bagi stabilitas global.

Dengan Selat Hormuz sebagai jalur utama minyak dunia, konflik berkepanjangan berpotensi memicu krisis energi yang berdampak luas, termasuk pada negara-negara berkembang.