DIKSIMERDEKA.COM JEMBRANA Arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Bali–Jawa mulai membludak. Lonjakan penumpang dan kendaraan membuat pemerintah bergerak cepat. PT ASDP Indonesia Ferry bersama Kepolisian menerapkan berbagai strategi untuk mengurai antrean panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah penerapan sistem lalu lintas satu arah (one way) hingga optimalisasi operasi kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk agar arus kendaraan tetap bergerak.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan berbagai langkah percepatan operasional terus dilakukan di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan.

“Berbagai langkah percepatan operasional terus kami lakukan bersama stakeholder, mulai dari pengaturan lalu lintas di jalur antrean hingga optimalisasi layanan penyeberangan, agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” ujar Heru.

Polisi Terapkan One Way 4,5 Kilometer

Berdasarkan pantauan lapangan pada 16 Maret 2026 pukul 14.00 WITA, Kepolisian menerapkan pola lalu lintas satu arah (one way) dalam radius sekitar 4,5 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Baca juga :  Jelang Lebaran, Pemerintah Pastikan BBM Aman 28 Hari, Listrik Surplus 48 Persen

Kebijakan ini dilakukan untuk mempercepat pergerakan kendaraan yang terus berdatangan menjelang puncak arus mudik.

Selain itu, kendaraan kecil juga dialihkan menuju Buffer Zone Kargo untuk mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan.

35 Kapal Dikerahkan

Untuk mempercepat proses penyeberangan, ASDP mengoperasikan 35 unit kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Tidak hanya itu, ASDP juga menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) di beberapa dermaga utama seperti MB1, MB4, dan LCM.

Dengan skema ini, kapal yang baru tiba langsung melakukan proses bongkar kendaraan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan proses muat kendaraan baru di pelabuhan yang sama.

Langkah ini dinilai efektif untuk mempercepat rotasi kapal di lintasan penyeberangan tersibuk saat musim mudik tersebut.

Pemerintah Turun Tangan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menegaskan pemerintah terus memantau situasi di Pelabuhan Gilimanuk melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak.

Baca juga :  Antrean Gilimanuk Tembus 11 Km! ASDP Kerahkan Kapal Tambahan Jelang Nyepi

“Kementerian Perhubungan terus memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, dan terkendali, serta mendorong percepatan langkah operasional di lapangan agar kepadatan kendaraan dan penumpang dapat segera terurai,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa Wakil Menteri Perhubungan dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat juga telah ditugaskan untuk memantau langsung kondisi operasional di Pelabuhan Gilimanuk.

Penumpang Naik 33,8 Persen

Data Posko Angkutan Lebaran menunjukkan lonjakan signifikan pada arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa pada H-6 Lebaran.

Jumlah penumpang tercatat 80.416 orang, naik 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 60.099 orang.

Lonjakan juga terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 18.306 unit, meningkat 52,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.987 unit.

Sementara kendaraan roda empat tercatat 5.044 unit, naik 9,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.620 unit.

Untuk kendaraan bus tercatat 945 unit, meningkat 39 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 680 unit.

Baca juga :  3.968 Truk Disuruh Putar Balik di 17 Ruas Jalan Tol ,124 Membandel, Ada yang 3 Kali Melanggar

Adapun kendaraan truk tercatat 1.590 unit, turun 13,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.835 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-6 mencapai 25.885 unit, meningkat 35,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.122 unit.

Antrean Sampai KM 15

Pantauan terakhir pada pukul 14.00 WITA menunjukkan ekor antrean kendaraan berada di sekitar KM 15.

Namun antrean kendaraan tidak sepenuhnya mengular karena sudah terpotong-potong oleh sistem pengaturan lalu lintas dan proses penyerapan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

GM ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menegaskan pihaknya akan terus mempercepat proses penyeberangan agar antrean kendaraan bisa semakin cepat terurai.

“ASDP berkomitmen mengoptimalkan operasional kapal dan dermaga agar arus kendaraan terserap maksimal. Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” ujar Arif menandaskan.