DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Denpasar resmi dilantik di Balai Diklat Keagamaan Denpasar, Sabtu (7/3/2026). Pelantikan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kota Denpasar, Bawaslu dan KPU Kota Denpasar serta Provinsi Bali, Kesbangpol, serta perwakilan Pengurus Besar PMII.

Pelantikan pengurus baru mengusung tema “Ngayah Pergerakan: PMII Denpasar Berkhidmat untuk Umat, Bangsa dan Peradaban.” Tema tersebut menjadi semangat baru bagi kader PMII Denpasar untuk terus bersinergi menjalankan peran sebagai organisasi pergerakan mahasiswa Islam yang berpihak pada masyarakat.

Ketua Cabang PMII Kota Denpasar yang baru, Fachrur Roszy Bachtiar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kader PMII harus berperan menjaga stabilitas sosial sekaligus tetap berpihak kepada masyarakat.

Baca juga :  Opening Ceremony Konfercab PMII Denpasar Dibuka, Usung Semangat Intelektual Progresif

Ia menekankan bahwa PMII tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika kebijakan publik, terutama jika kebijakan tersebut berpotensi merugikan masyarakat.

“Kader PMII Kota Denpasar harus terus menjaga kestabilan sosial dan membersamai masyarakat yang terkadang menjadi korban regulasi birokrasi yang lebih mementingkan kepentingan pribadi,” tegasnya.

Fachrur Roszy juga mengingatkan para pemangku kebijakan agar berhati-hati dalam mengambil keputusan yang berdampak kepada masyarakat. Menurutnya, PMII bisa menjadi mitra pemerintah apabila kebijakan yang diambil berpihak pada rakyat, namun juga siap bersikap kritis jika kebijakan dinilai merugikan masyarakat.

Baca juga :  Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Kerobokan Tanam Ratusan Bibit Pakcoy

“Kami bisa menjadi teman bagi pemerintah jika kebijakannya berpihak kepada masyarakat. Namun kami juga bisa menjadi pengingat bahkan ancaman apabila ada kebijakan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Besar PMII yang diwakili Wakil Bendahara Umum PB PMII, Abdul Warits, mengapresiasi sikap tegas yang disampaikan Ketua PC PMII Kota Denpasar tersebut.

Menurut Warits, keberpihakan kepada masyarakat memang menjadi bagian dari karakter gerakan PMII sebagai organisasi mahasiswa.

“Saya mengapresiasi apa yang disampaikan Ketua Cabang PMII Kota Denpasar. Memang seharusnya PMII tidak hanya menjaga stabilitas sosial, tetapi juga berani bersikap apabila ada kebijakan yang merugikan masyarakat,” katanya.

Baca juga :  97 Tahun Sumpah Pemuda, JAKER Ajak Generasi Muda Bangun Kebudayaan Nasional

Ia juga mengingatkan agar PMII Denpasar tidak hanya fokus pada gerakan sosial, tetapi juga mampu mencetak kader yang memiliki keahlian di berbagai bidang profesional.

Menurutnya, kader PMII harus mampu mengisi ruang-ruang strategis dengan kompetensi yang dimiliki sesuai dengan semangat Era Baru PMII yang dicanangkan oleh pengurus pusat.

Melalui momentum pelantikan ini, PMII Kota Denpasar diharapkan mampu terus berkembang sebagai organisasi yang tidak hanya melahirkan kader kritis, tetapi juga menghasilkan generasi muda yang profesional dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Editor: Agus Pebriana