DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Bali akan menyiapkan sebanyak 150 unit armada per hari untuk menyambut mudik Lebaran 2026. Armada tersebut akan melayani berbagai rute dari Bali menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Ketua DPD Organda Bali I Nyoman Arthaya Sena mengatakan pihaknya siap menyambut mudik Lebaran 2026. Ia mengatakan 150 unit kendaraan yang disiapkan merupakan milik anggota Organda yang selama ini melayani jurusan dari Bali ke berbagai kota di Jawa.

“Untuk anggota kami tetap berjalan secara reguler. Saat ini ada sekitar 150 unit kendaraan yang melayani berbagai jurusan di Jawa,” ujarnya.

Selain menyiapkan angkutan untuk mudik, Organda juga telah menyiapkan angkutan untuk kebutuhan liburan masyarakat selama periode Lebaran di Bali.

Di antaranya armada taksi berizin seperti Taksi Ngurah Rai, Rajawali, Komotra dengan livery baru, serta beberapa angkutan sewa khusus.

Sementara itu, dari sisi keselamatan, Organda memastikan setiap kendaraan yang digunakan untuk melayani masyarakat saat mudik Lebaran telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ram check.

Adapun Organda Bali memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi sebelum Hari Raya Nyepi, meski tambahnya, sebagian masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan secara bertahap dari Bali menuju daerah tujuan.

Dikonfirmasi secara terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali I Kadek Mudarta mengatakan pergerakan arus mudik keluar Bali diperkirakan akan mulai berlangsung pada 13 Maret 2026.

Puncak arus mudik diprediksi pada 17 Maret 2026 yaitu sebelum malam Pengerupukan dan Hari Raya Nyepi.

Sementara itu, arus balik ke pulau Bali diperkirakan akan terjadi pada tanggal 25-28 Maret 2026.

“Karena sudah mulai masuk hari kerja,” terangnya.

Lebih lanjut, Mudarta menambahkan pada arus mudik tahun ini, pemerintah memperkirakan akan ada 365 ribu kendaraan yang akan keluar pulau Bali dengan jumlah penumpang mencapai 2,4 juta orang.

Reporter: Agus Pebriana