DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) kini menjadi medium strategis untuk mempromosikan produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal Bali. Digagas Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, DBFD dirancang tidak hanya sebagai ajang peragaan busana, tetapi juga sebagai sarana nyata mendorong peningkatan nilai jual dan daya saing produk IKM Bali.

Pelaksanaan perdana DBFD 2026 yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (26/1/2026), langsung menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan. Kegiatan ini berhasil mencatat transaksi penjualan produk IKM Bali Bangkit lebih dari Rp255 juta hanya dalam satu kali pelaksanaan.

DBFD kali ini dihadiri Nancy Prananda Prabowo, Gubernur Bali Wayan Koster, serta Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Koster. Turut hadir para Ketua Organisasi Wanita, Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Bali, dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali selaku Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata mengatakan DBFD merupakan gagasan Putri Koster untuk secara nyata mengangkat omzet pameran IKM Bali Bangkit.

Pada pelaksanaan perdana DBFD 2026, kegiatan ini melibatkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo), Dinas Pariwisata, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, dengan total 108 model.

Seluruh busana yang ditampilkan merupakan produk IKM yang dibeli langsung dari tenant pameran IKM Bali Bangkit. Nilai transaksi tersebut diperkirakan masih berpotensi bertambah karena belum seluruh pembelian tercatat dalam sistem.

DBFD 2026 mengusung tema Wastra Hitakara, yang menekankan bahwa keindahan wastra dan busana Bali tidak hanya bernilai seni dan estetika, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pelaku IKM.

Pada kesempatan ini ditampilkan beberapa kategori busana, di antaranya pakaian adat ke kantor hari Kamis, pakaian busana ke kantor hari Selasa, serta busana kasual.

Ke depan, Dekranasda Bali Fashion Day direncanakan akan digelar sebanyak sembilan kali sepanjang tahun 2026 dengan sistem bergilir, melibatkan perangkat daerah, di mana setiap perangkat daerah akan memperoleh kesempatan tampil satu kali dalam setahun sebagai bentuk keberpihakan berkelanjutan terhadap produk IKM Bali.

Selain DBFD, pameran IKM Bali Bangkit di Art Center Denpasar juga akan terus dilaksanakan sepanjang tahun hingga 2030 sebagai upaya menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat belanja produk lokal berkualitas atau one stop shopping bagi masyarakat.

Melalui berbagai program tersebut, Dekranasda Provinsi Bali berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan terus menguat, sehingga IKM Bali semakin berdaya saing, tumbuh berkelanjutan, dan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.

Editor: Agus Pebriana