DIKSIMERDEKA.COM, SINGARAJA — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali mewakili Gubernur Bali secara resmi membuka Seminar Bedah Buku “Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali” di Kampus Institut Medika Karangasem (IMK) Singaraja, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara akademisi, praktisi kesehatan, dan pemerhati budaya untuk menguatkan peran kearifan lokal dalam sistem kesehatan modern.

Baca juga :  Kadiskes Bali Angkat Bicara Soal Uang Makan PNS

Dalam sambutannya, Kadiskes Bali menekankan pentingnya pelestarian aksara Bali sebagai medium pengetahuan tradisional, termasuk dalam praktik pengobatan. Menurutnya, integrasi nilai budaya dan sains kesehatan tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga membuka peluang riset dan inovasi yang berakar pada potensi lokal.

Baca juga :  Kadiskes Bali Sampaikan Enam Langkah Penting Dilakukan Menghindari Penularan Covid-19

Seminar ini diikuti mahasiswa, dosen, serta pegiat budaya dari berbagai wilayah di Bali. Melalui bedah buku dan diskusi interaktif, peserta diajak memahami konteks historis, metodologi, serta relevansi pengobatan tradisional berbasis aksara Bali dalam mendukung layanan kesehatan yang holistik dan berkelanjutan.